Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of MENGGALI KEARIFAN LOKAL KAITANNYA DENGAN KONSERVASI LINGKUNGAN PADA MASYARAKAT DONGGALA KHUSUSNYA KA
Penanda Bagikan

Text

MENGGALI KEARIFAN LOKAL KAITANNYA DENGAN KONSERVASI LINGKUNGAN PADA MASYARAKAT DONGGALA KHUSUSNYA KA

AGUS WALUKOW, DKK - Nama Orang;

MENGGALI KEARIFAN LOKAL KAITANNYA DENGAN KONSERVASI LINGKUNGAN PADA MASYARAKAT DONGGALA KHUSUSNYA KAILI DA’A DI SULAWESI TENGAH

Pemanfaatan lahan guna kegiatan bercocok tanam oleh beberapa masyarakat adat Da’a yang ada di wilayah sekitar kamalisi dilandaskan pada kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun temurun dan diaplikasikan. Masyarakat adat Da’a masih bersandar pada skema adat dalam mengelola wilayah kamalisi. Skema adat tersebut berisi aturan dalam bentuk lisan yang masih dipahami dan dipatuhi oleh masyarakat adat Da’a. Aturan adat yang diwariskan secara lisan tersebut khususnya dalam pengelolaan wilayah kamasili telah menjadi peta kognitif yang dipahami secara sadar oleh masyarakat adat Da’a sehingga ketika masyarakat Da’a mengaplikasikan aturan tersebut maka konservasi lingkungan khususnya pada wilayah kamalisi berlangsung tanpa paksaan. Konservasi lingkungan berdasarkan pada kearifan lokal yang dimiliki masyarakat adat akan menghasilkan pengelolaan lingkungan yang arif dan bijaksana. Karena bila masyarakat adat Da’a melanggar aturan adat yang telah ditetapkan maka bencana alam yang nantinya akan menimpa mereka terlebih dahulu yang tinggal diwilayah kamalisi. Mitos penciptaan dan anggapan bahwa puncak kamalisi dan wilayah-wilayah tertentu dihuni oleh roh spiritual menjadi kearifan lokal tersendiri bagi masyarakat adat Da’a dalam mengelola wilayah kamalisi. Hal tersebut jugalah yang menjadi salah satu bentuk kearifan lokal masyarakat Da’a dalam mengelola wilayah kamalisi.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Sulawesi Tengah : BPNB MANADO., 2012
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
ISBN/ISSN
978-602-9374-54-4
Klasifikasi
3.1(300-31
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?