Text
KEARIFAN LOKAL SISTEM MATA PENCAHARIAN HIDUP ORANG MREM DI DISTRIK KEMTUK GRESI KABUPATEN JAYAPURA P
KEARIFAN LOKAL SISTEM MATA PENCAHARIAN HIDUP ORANG MREM DI DISTRIK KEMTUK GRESI KABUPATEN JAYAPURA PROPINSI PAPUA
Masyarakat Kemtuk Gresi Kabupaten Jayapura Propinsi Papua secara umum yang menempati wilayah Lembah Grime mempunyai mata pencaharian utama yang ditekuni sejak dahulu hingga kini adalah berkebun, berburu, meramu, menangkap ikan dan udang di sungai. Selain itu terdapat orang mrem yang melakukan kegiatan untuk memenuhi aktifitas mata pencaharian lain seperti berdagang, memelihara ternak, usaha kios, ojek dan usaha jaga tenaga kerja (di lahan kebun). Dalam aktifitas berkebun orang mrem, terdapat pantangan dalam proses penanaman bibit. Bila terjadi pelanggaran, dapat mengakibatkan tanaman akan menjadi kecil, lambat berbunga dan berbuah, buah jarang/sedikit, cepat layu dan mati, terkena hama. Sedangkan dalam aktifitas berburu setiap keret/marga di daerah Kemtuk mempunytai hubungan totem dengan berbagai jenis hewan dan tumbuh-tumbuhan yang terdapat di wilayah Kemtuk, sehingga tidak semua orang dapat mengkonsumsi atau dan membunuh tanaman atau hewan yang menjadi totem mereka. Iklim menurut konsep orang Mrem terdiri atas 3 (tiga) macam perubahan cuaca/iklim, yaitu Somsah (musim hujan) yang sering terjadi pada Desember hingga Februari pada setiap tahunnya; Wuyaksah (musim hujan) yang sering ditandai oleh berbunganya pohon uyak. Hujan deras yang terjadi pada bulan Maret-April; Bebsah (musim hujan) yang terjadi pada saat matahari masuk ke ufuk barat, sehingga menyebabkan cuaca mendung, kabut dan hujan gerimis. Keadaan ini terjadi selama dua bulan yakni pada bulan Mei dan Juni.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain