Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of BUNGA RAMPAI SEJARAH BENGKULU
Penanda Bagikan

Text

BUNGA RAMPAI SEJARAH BENGKULU

SENO, DKK - Nama Orang;

BUNGA RAMPAI SEJARAH BENGKULU

Karya yang berupa Bunga Rampai ini berupaya menjelaskan berbagai hal tentang sejarah masyarakat yang ada di daerah Bengkulu. Bunga Rampai dengan tema Bengkulu Dari Masa Kolonial Hingga Era Otonomi Daerah ini memuat beberapa judul, yaitu : 1) Perjuangan Rakyat Dalam Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia di Provinsi Bengkulu (1945-1950) oleh Seno. Karya ini merupakan uraian tentang sejarah perjuangan kemerdekaan di Provinsi Bengkulu. 2) Pasar Kepahiang di Provinsi Bengkulu; Dari Kalangan ke Pasar Induk (1958-2009) oleh Efrianto A. Karya tersebut menjelaskan bahwa Pasar Kepahiang merupakan salah satu pusat ekonomi bagi masyarakat di Kabupaten Kepahiang. Ketika pasar berubah status menjadi pasar ibukota kabupaten dengan sendirinya Pasar Kepahiang mengalami perubahan. 3) Partisipasi Masyarakat Dalam Pembentukan Kabupaten Kepahiang di Provinsi Bengkulu oleh Ajisman. Tujuan pemekaran kepahiang menjadi sebuah kabupaten diperjuangkan oleh tokoh-tokoh masayarakat Eks Kewedanaan dan Kapahiang selain untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas pelaksanaan pemerintah, juga untuk melaksanakan pemerintahan setingkat kabupaten secara otonomo dengan memanfaatkan potensi pemberdayaan yang tersedia. 4) Pemekaran Wilayah di Kabupaten Bengkulu Selatan : Kabupaten Seluma dari Wacana Hingga Realita (2003-2007) oleh Zusneli Zubir. Ia menjelaskan bahwa wacana pemekaran wilayah di Provinsi Bengkulu muncul sebagai respon dari lahirnya UU No. 22 dan UU No. 25 Tahun 1999. Hal ini terlihat dengan adanya keinginan dari pemuka dan tokoh masyarakat untuk menjadikan daerahnya agar dapat melakukan kegiatan pemerintahan sendiri. Para pemuka dan tokoh masyarakat dimaksud berasal dari daerah bekas Kewedaan Seluma dan bekas Kewedaan Kaur yang dengan gigih berusaha untuk menjadikan daerahnya sebagai kabupaten tersendiri.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Bengkulu : BPSNT PADANG PRESS., 2012
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
ISBN/ISSN
978-602-8742-53-5
Klasifikasi
9.1 (JP)
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?