Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of KERAJINAN BATIK DAN TENUN
Penanda Bagikan

Text

KERAJINAN BATIK DAN TENUN

SALAMUN, DKK - Nama Orang;

Buku Kerajinan Batik dan Tenun ini menampilkan beberapa judul meliputi (1) Kerajinan Batik Di Desa Pekandangan Barat Bluto Sumenep oleh Salamun. Kerajinan batik di Pekandangan Barat sudah ada sejak zaman Belanda kemudian diganti Jepang, terus Belanda lagi lalu merdeka. Dahulu membuatnya dengan menggunakan warna alami yaitu dengan daun dan kulit kayu. Teknologi peralatan yang digunakan dalam proses pembuatan kerajinan masih bersifat tradisional. (2) Batik Gentongan Tanjungbumi Bangkalan Madura oleh Christriyati Ariani. Proses pembuatan batik ini memerlukan waktu yang relatif lama minimal 6-8 bulan. Batik gentongan berasal dari nama gentong yaitu gerabah dari tanah liat yang digunakan dalam proses pewarnaan. Perajin batik gentongan di Tanjungbumi merupakan jenis perajin batik rumahan dalam skala industri rumah tangga. Motif batik sangat bervariasi, akan tetapi tidak mengenal pola tertentu, pakem atau pedoman yang harus diikuti. (3) Perajin Tenun Ikat Di Desa Troso Kec. Pegangaan Kab. Jepara oleh Sukari.Kerajinan tenun ini mulai berkembang sekitar tahun 1968. Proses pembuatan tenun ikat ini melalui tahapan yaitu proses pembuatan lungsi dan pakan dengan  beberapa tahapan. (4) Pewarisan Tradisi Membatik Di Desa Kotah, Sampang oleh Ernawati Purwaningsih. Tradisi membatik yang diwariskan kepada anak-anak secara realita terlihat dari keterlibatan anak-anak dalam proses membatik. Anak-anak terlihat membatik dalam tahapan isen-isen. Tahap ini adalah tahapan yang paling mudah yang memungkinkan untuk diberikan kepada anak-anak, dikarenakan selain mewarisi tradisi nenek moyang, juga ingin melestarikan batik dan mendapatkan sekedar uang jajan. Perajin batik Desa Kotah lebih mengutamakan kepuasan dalam berkarya. Meskipun membatik yang alusan membutuhkan waktu lama, yang berimplikasi pada jumlah produksi yang tidak banyak, namun puas telah memproduksi batik alusan. (5) Batik Bakaran Tjokro Pati: Perkembangan Ragam Hias Tahun 1977-2013 oleh Yustina Hastrini Nurwanti. Kemunculan batik bakaran terkait dengan para pengrajin batik yang dahulu dilatih oleh Nyi Danowati. Leluhur Bukhari merupakan salah satu keturunan dari pengrajin dahulu dilatih membatik. Ia kemudian mendirikan perusaan batik yang dinamakan Tjokro. Pada awal usaha Batik Tjokro hanya menghasilkan batik dengan ragam hias klasik yang dipengaruhi kepercayaan masyarakat setempat terhadap leluhur desanya. Adanya kontak dengan luar, unsur asing ada yang diserap dalam ragam hias batik Bakaran, diantaranya lok can yang merupakan pengaruh Cina ikut mempengaruhi ragam hias yang dihasilkan oleh Batik Tjokro. (6) Gaya Seni Batik Desa Klampar, Kec. ProppoKab. Sumenep oleh Mudjijono. Dengan pesatnya perkembangan industri batik di wilayah itu banyak bermunculan kreasi baru misalnya Panca Warna, Serat Kayu dan Serat Batu. Sampai saat sekarang ketiga motif batik ini dianggap sebagai ciri batik Madura.

 


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Daerah Istimewa Yogyakarta : BPNB YOGYAKARTA., 2013
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
ISBN/ISSN
602-1222-03-2
Klasifikasi
746.6 (740-749)
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?