Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of RITUAL WULLA PODDU DI KAMPUNG UMBU KOBA, SUMBA BARAT DAY
Penanda Bagikan

Text

RITUAL WULLA PODDU DI KAMPUNG UMBU KOBA, SUMBA BARAT DAY

PROF. DR. PHIL. I KETUT ARDANA - Nama Orang;

RITUAL WULLA PODDU DI KAMPUNG UMBU KOBA, SUMBA BARAT DAYA NUSA TENGGARA TIMUR

Pulau Sumba merupakan suatu wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang memiliki budaya dan tradisi begitu khas. Pulau ini memiliki sumberdaya budaya dan tradisi yang terus dipertahankan oleh penganut kepercayaan Marapu. Salah satu diantaranya adalah upacara Wulla Poddu. Wulla Poddu adalah pemujaan terhadap roh nenek moyang dan leluhur lengka dengan sarananya sampai dengan pelaksanaannya. Tujuan pelaksanaan ritual ini adaah sebagai bulan perdamaian, dimana warga saling berdamai dan saling memaafkan, dan diyakini sebagai bulan suci. Sebagai proses awal dari ritual Wulla Poddu adalah Tauna Pepa yaitu mempersembahkan suguhan makanan terhadap arwah leluhur Marapu berupa nasi yang dicampur dengan ketan (pulut), bumbu wijen. Kemudian dilanjutkan dengan upacara Tauna Bengga yaitu upacara memberi makan arwah anjing Marapu dengan sesajen berupa nasi yang dicampur daging babi. Proses ritual Wulla Poddu yang ketiga adalah melihat bulan. Dalam hal ini Rato mengumumkan pelaksanaan Wulla Poddu, sedangkan proses yang keempat adalah berburu (Kalola) yang dilakukan semua laki-laki mulai pertama berburu sampai empat malam, masyarakat mulai membuat sesajen dan seterusnya sampai puncak ritual Wulla Poddu. Wulla Poddu tentu bukan hanya dapat ikut serta membantu usaha mencerdaskan bangsa, tetapi juga dapat memberi masukan dalam meningkatkan jati diri dan kepribadian bangsa. Sehingga kelangsungan tradisi megalitik dalam wujud ritual dapat menunjang kreativitas dan pola pikir masyarakat, dan sekaligus dapat menyebabkan unsur-unsur tradisi semakin kaya dan beragam, sebagai sebuah kekayaan bangsa.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Nusa Tenggara Timur : BPNB BADUNG., 2012
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
ISBN/ISSN
978-602-7961-12-8
Klasifikasi
4.3(390-39
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?