Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of UPACARA PEMANGGILAN BUAYA DI KABUPATEN SUMBA TENGAH NUSA TENGGARA TIMUR
Penanda Bagikan

Text

UPACARA PEMANGGILAN BUAYA DI KABUPATEN SUMBA TENGAH NUSA TENGGARA TIMUR

PROF. DR. I NYOMAN KUTA RATNA, - Nama Orang;

UPACARA PEMANGGILAN BUAYA DI KABUPATEN SUMBA TENGAH NUSA TENGGARA TIMUR

Ritual Pemanggil Buaya dilakukan dengan satu syarat yakni terjadi kasus kejahatan seperti pencurian hewan ternak (antara lain kerbau, kuda, kambing) atau benda-benda lainnya. Upacara Pemanggilan Buaya merupakan ritual yang terkait dengan kepercayaan Marapu. Intinya dalam upacara itu, orang akan meminta keadilan kepada roh nenek moyang. Upacara ini dipimpin oleh seorang pawang buaya (Rato). Pusat penyelenggara upacara ini adalah di Kampung Ngadulero yang terletak bersebelahan dengan kampung Woworungu. Sebagai puncak pelaksanaan UPB adalah di karendi yakni sebuah mata air berupa danau kecil di tepi sungai Kaliasin, tempat dimana buaya berada. Toko adat yang berperan penting dalam ritual ini disebut sebagai Lakisina. Bentuk sanksi atau hukuman bagi kasus pencurian yang diselesaikan lewat Upacara Pemanggilan Buaya ini berupa tiga urutan tempat kejadian yakni di laut atau di danau atau di sungai, bisa dimakan buaya, di udara bisa disambar petir, dan didarat bisa digigit ular. Sebagai kelengkapan dalam upacara pemanggilan buaya mereka mempersiapkan piranti upacaranya berupa : sirih pinang, babi, kambing, dan ayam. Dalam prosesi upacara akan dilantunkan sebuah tenda (semacam pantun bersahutan) yaitu cerita yang mengisahkan tentang keturunan klen tertentu dalam masyarakat Sumba Tengah. Adapun pelaksanaan upacara pemanggilan buaya dilakukan semalam suntuk yakni dari pukul 18.00-06.00 pagi, selama tiga hari dan hampir keseluruhan warga masyarakat desa turut berpartisipasi dalam prosesi upacara itu.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Nusa Tenggara Timur : BPNB BADUNG., 2012
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
ISBN/ISSN
978-602-7961-07-4
Klasifikasi
4.3(390-39
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?