Text
UNSUR AJARAN DALAM SASTRA JAWA
UNSUR AJARAN DALAM SASTRA JAWA
Buku Unsur Ajaran dalam Sastra Jawa ini mengangkat empat penelitian dari empat peneliti, yaitu :1) Legenda Menak jingga di Blambangan : Tinjauan Komparatif dengan Tokoh Menak Jingga Dalam Serat Sri Pamekas (Dra. Suyami, M.Hum). Bagi Masyarakat Bamblangan (Banyuwangi), Menak Jingga dianggap sebagai tokoh nyata. Masa kecil Menak Jingga diasuh dan dididik oleh seorang begawan sehingga tumbuh menjadi seorang pemuda yang gagah perkasa, sakti mandraguna dan baik budi pekertinya. Setelah dewasa dia mampu mengalahkan Jaka Marcuwet, ayah kandungnya, sehingga oleh Jaka Marcuwet dia dinobatkan menjadi Adipati Blambangan menggantikan dirinya dengan gelar Urubima Menak Jingga. 2) Nilai-Nilai Ajaran Dalam Serat Sabda Putra (Drs. Sumarno). SSP merupakan sastra Jawa yang memuat berbagai ajaran mengenai hidup dan kehidupan. Ungkapan-ungkapan Jawa yang dituliskan dalam SSP juga merupakan sebuah media pembelajaran budaya Jawa pada masyarakat mulai tataran yang cukup. 3) Unsur Ajaran dalam Serat Wangsalan Silaning Akrama (Dra. Titi Mumfangati). SWSA memuat ajaran, petunjuk atau anjuran yang ditujukan kepada pasangan suami isteri. 4) Unsur Didaktik dalam Cerita Ki Ageng Paker (Dra. Endah Susilantini).Cerita Ki Ageng Paker berisi tentang ajaran didaktik, yang didalamnya lebih menekankan tentang ajaran budi pekerti, salah satunya adalah nilai kesahajaan yang dipernakan oleh tokoh Ki Wangsayuda.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain