Text
MENINGKATKAN HASIL UBI KAYU DENGAN CARA OKULASI
MENINGKATKAN HASIL UBI KAYU DENGAN CARA OKULASI
Ubi kayu sudah lama dikenal masyarakat. Di Jawa dan Madura tanaman ini menempati kedudukan ketiga setelah padi dan jagung. Ubi kayu atau singkong banyak terdapat didaerah-daerah beriklim panas dan sedang. Dapat tumbuh subur di tanah dataran rendah dan dataran tinggi maupun di tanah pegunungan. Ubi kayu dalam bahasa Latin disebut Manihot Utilissima. Di Indonesia dikenal bermacam-macam nama. Di Jawa Tengah disebut Kaspe atau Pohong, di Jawa Barat dikenal Huwi Dangdeur, Kasapen atau Sampeu, sedangkan di Kalimantan Barat dikenal Ketela Pohon, Bandung atau Manggam. Alat-alat yang diperlukan untuk membuat okulasi ubi kayu meliputi parang, pisau, gergaji, cangkul dan pungki. Sedangkan bahan yang diperlukan untuk membuat okulasi ubi kayu yaitu batang ubi kayu biasa yang cukup tua, batang ubi kayu karet yang bergaris tengah kurang lebih 2 cm, tali sebagai alat pengikat dan pupuk kandang. Sedangkan langkah-langkah dalam melakukan okulasi tanaman ubi kayu diantaranya batang ubi yang telah dipilih dipotong sekitar 25 cm; kulit mata tunas ketiga dari atas pada bibit stek dikupas dan disayat; kupas dan sayat mata tunas dari batang ubi kayu karet, tempelkan pada bibit stek yang telah dikupas dan disayat tadi kemudian diikat; bibit stek yang telah ditempel, diletakkan tegak pada tempat yang teduh dan lembab, tidak kena hujan atau air sampai mata tunasnya tumbuh; setelah tumbuh tunas, ikatan dapat dilepas dan tunas yang tumbuh bukan pada tempelan dibuang dan seterusnya.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain