Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of SISTEM PENGETAHUAN LOKAL TENTANG PENGOBATAN TRADISIONAL DAN POLA PENGASUHAN ANAK PADA MASYARAKAT DI
Penanda Bagikan

Text

SISTEM PENGETAHUAN LOKAL TENTANG PENGOBATAN TRADISIONAL DAN POLA PENGASUHAN ANAK PADA MASYARAKAT DI

FAISAL - Nama Orang; NUR ALAM SALEH - Nama Orang; IRIANI - Nama Orang; ABDUL ASIS - Nama Orang; RAODAH - Nama Orang; Tini Suryaningsih - Nama Orang;

Menurut masyarakat Muna, secara garis besar jenis penyakit dapat dibagi menjadi penyakit yang tampak secara fisik, tidak perlu memerlukan diagnosa untuk mengetahuinya; dan penyakit yang tidak tampak secara fisik sehingga memerlukan diagnosa melalui bantuan bisa (dukun pengobatan) dan sando (dukun beranak perempuan), penyakit seperti itu biasanya terkait dengan faktor magis. Ada beberapa penyebab masyarakat lebih memilih pengobatan secara non medis daripada pengobatan secara medis diantaranya birokrasi yang berbelit-belit, jika tidak lengkap tidak dilayani sedangkan berobat kepada sando pasti langsung dilayani; keberadaan sando mudah dijangkau daripada puskesmas; sando yang ada didesa tersebut sudah dipercaya oleh masyarakat karena secara turun-temurun telah mengobati masyarakat setempat; faktor ekonomi; sando dapat dihubungi 24 jam sedangkan medis hanya pada jam kerja saja. Sando juga berperan dalam melakukan upacara ritual, acara adat serta berdoa dalam bidang pertanian agar hasil panen melimpah. Didalam pola pengasuhan dan perawatan anak suku Muna di daerah ini masih memperlihatkan pola lama atau tradisional seperti menidurkan anak dalam ayunan dengan menyajikan lagu dalam bahasa daerah Muna dan memberikan makanan padat pada bayi yang telah berusia 6 bulan ke atas dengan pisang yang dihaluskan. Pada masa kehamilan dilakukan upacara kasambu ”penyuapan”, masa melahirkan dilakukan upacara kampua ”aqiqah” atau pemberian nama setelah bayi lahir; masa anak-anak dilakukan upacara katoba ”bertobat” dan kangkilo ”sunatan”, dan upacara karia ”pingitan” masa remaja atau sebelum anak gadis yang dinikahkan.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
TKP - 649.1 (640-649) FAI S
Penerbit
Sulawesi Selatan : DE LA MACCA., 2012
Deskripsi Fisik
vii+ 324hlm; 15cm x 20,83cm; ILUS
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-979-3897-61-5
Klasifikasi
TKP - 649.1 (640-649)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?