Text
BUBBOR PADDAS KULINER TRADISI MELAYU SAMBAS
BUBBOR PADDAS KULINER TRADISI MELAYU SAMBAS
Bubbor Paddas merupakan salah satu jenis kuliner tradisi yang berfokus pada rasa. Sebagai suatu warisan budaya, Bubbor Paddas sudah dikenal sejak ratusan tahun silam. Cara membuatnya dilakukan secara turun-temurun dari para leluhur kepada generasi penerusnya. Bila membicarakan tentang rasa, (manis, tawar, asin, pahit, dan lain-lain) dalam kuliner tradisi lainnya, dirasakan ada rasa yang mendominasi muncul saat disantap. Pada Bubbor Paddas sama sekali tidak menemukan rasa pedas didalamnya seperti pedas cabai. Ini berarti bahwa kata bubbor paddas (bahasa Melayu Sambas) hanyalah sebuah nama yang diberikan kepadanya. Bahan yang digunakan terbagi menjadi dua yaitu bahan utama (tepung bubbor paddas dan air); dan bahan tambahan/pelengkap (daun kassum, daun kunyit, pakis, kecambah, kacang panjang, dll. Khusus daerah Simpang empat Kecamatan Tangaran sebagai daerah penghasil tebu telur, maka tebu telur digunakan juga sebagai bahan pelengkap bubbor paddas. Pada saat ini, sekitar periode tahun enam puluhan muncul menu bubbor paddas gaya baru terutama pada bahan pelengkapnya. Di Sambas maupun Pontianak bubbor paddas yang mudah ditemukan terdapat tambahan bahan seperti gambas, wortel, dll. Bentuk kuliner bubbor paddas seperti ini dapat digolongkan kedalam sebutan Bubbor Paddas Kreasi.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain