Text
TRADISI SASI DI KABUPATEN SARMI
Buku Tradisi Sasi di Kabupaten Sarmi ini menguraikan tentang sejarah lahirnya Sasi dengan istilah-istilah yang berbeda tetapi mempunyai makna dan arti yang sama yaitu suatu bentuk sumpah atau larangan terhadap berbagai bentuk kegiatan masyarakat baik di darat, laut dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan hidup masyarakat yang diberlakukan dn diturunkan secara turun-temurun bagi komunitas yang bersangkutan. Kata Sasi oleh masyarakat di Kab. Sarmi terutama Suku Sobey mengandung makna sebagai cara untuk menciptakan hubungan harmoni antara komunitas setempat dengan lingkungan sosial dan alam sekitarnya. Terdapat beberapa Sasi atau Vitraw yang berlaku dan masih diberlakukan oleh masyarakat sampai sekarang meliputi larangan atau vitraw laut, larangan atau vitraw kali atau sungai, sasi atau vitraw darat. Vitraw laut sebagai larangan menangkap berbagai jenis ikan dan bia lola pada lokasi yang ditentukan. Vitraw darat dilarang menebang pohon damar atau agatis serta menangkap beberapa jenis binatang melata seperti kadal dan soa-soa. Vitraw sungai dilarang berburu dan menangkap buaya, karena jenis hewan ini sebagai jelmaan dari anak kembar yang menjelma menjadi anak buaya.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain