Text
PERMUKIMAN TIONGHOA DI SINGKAWANG DARI MASA KONGSI HINGGA MASA KOLONIAL
Kota Singkawang merupakan kota pesisir yang tumbuh sebagai pengaruh dari eksistensi komunitas Tionghoa yang membentangkan struktur elemen-elemen daerah asalnya dalam bangunan kota yang dihuninya dalam bentuk permukiman, jalan, serta pasar. Permukiman Tionghoa sampai abad ke-20 terbentuk berdasarkan pemukiman Tiongkok dan permukiman Melayu. Pola permukiman Tionghoa yang ada di Singkawang terbagi menjadi dua, yaitu tipe permukiman pasar yang merupakan gabungan dari tempat tinggal sekaligus pusat transaksi komersial; serta permukiman terpisah. Pengaruh kolonial dalam perubahan permukiman di Singkawang dapat dilihat dari berbagai macam hal. Dalam sistem birokrasi dan administrasi pemerintah kolonial, Singkawang kolonial menjadi ibukota Onderafdeeling Singkawang dan kemudian ibukota Afdeeling Singawang. Dengan status tersebut tentu pemerintah kolonial lebih banyak menempatkan aparat pemerintahan di wilayah ini yang kemudian ini diikuti dengan penataan infrastruktur yang lebih baik demi kelancaran tugas mereka di Singkawang. Pembangunan permukiman kolonial yang dipisahkan oleh sungai dengan permukiman Tionghoa, sebenarnya semakin menunjukkan eksistensi ciri khas ke-Cinaan pada bagian-bagian di Pasar Singkawang.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain