Text
TEUNGKU PUTIK DARI PERJUANGAN HINGGA PENGASINGAN (1849-1933)
Teungku Putik sebagai ulama dan tokoh masyarakat yang kharismatik ternyata mampu menggerakkan masyarakat muslimin di lingkungannya untuk berjuang menentang segala bentuk penjajahan Belanda dan mendukung pembangunan masyarakat baik yang bersifat fisik maupun moral spiritual. Dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat petani, beliau juga telah mempelopori pembuatan empat unit neulop (irigasi) dan saluran air yang sampai sekarang masih dimanfaatkan masyarakat Nagan Raya. Demikian juga dalam membebaskan keterisolasian Nagan Raya, beliau mempelopori pembukaan jaringan jalan raya yang menghubungkan antar perkampungan yang ada di Nagan Raya maupun dengan daerah-daerah lainnya. Selama kehidupannya, Teungku Putik sedikit sekali menghabiskan waktu untuk kepentingan keluarganya sendiri karena kepentingan agama dan bangsanya ditempatkan diatas segala-galanya. Perjuangannya sama sekali tidak pernah dibatasi oleh keluarga, sahabat atau lingkungannya. Tetapi dimana ada kesempatan dan dimanapun beliau berada, prinsip kebenaran dan keadilan tetap diperjuangkan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain