Text
SASIRANGAN
Kain Sasirangan adalah kain khas masyarakat Banjar, Kalimantan Selatan yang sudah dikenal sejak abad 13. Kain sasirangan merupakan sejenis batik sandang yang sering disebut kain calapan atau celupan. Kain Sasirangan memiliki ciri khas berupa gambar dengan corak dan warna tertentu yang sudah dipolakan secara tradisional menurut cita rasa budaya yang khas dari masyarakat Banjar. Kain Sasirangan dibuat dengan teknik tusuk jelujur, yang kemudian diikat dengan benang atau tali plastik, lalu dicelupkan. Saat ini Sasirangan menjadi identik dengan kain yang diberi gambar dengan corak warna-warni berbentuk garis-garis jelujur yang memanjang dari bawah ke atas. Kata Sasirangan sudah disepakati secara sosial budaya (arbitrer) mengacu kepada benda yang berbentuk kain. Kata Sasirangan sudah menunjuk pada suatu kata benda. Sasirangan dikenal dengan nama kain Langgundi, yaitu kain tenun berwarna kuning. Kain ini digunakan secara luas sebagai bahan untuk membuat pakaian harian oleh seluruh rakyat di kerajaan tersebut. Selain kain langgundi, masyarakat Banjar pun mengenal kain lain yang biasa dijadikan sebagai media pengobatan tradisional bernama kain Pamintan (pesanan atau permintaan). Kain Pamintan merupakan kain khusus pesanan untuk orang sakit sebagai sarana pengobatan. Pasien memesan laingsung kain pamintan ke pengrajin kain sesuai dengan petunjuk dukun. Adapun motif-motif sasirangan pamintan meliputi kangkung kaombakan; naga balimbur; ombak sinampur karang; ular lidi; bayam raja; pancar matahari; kumbang bernaung dibawah pohon; teratai dalam taman; balai raja; naga di langit dengan warna hijau, merah dan kuning (pelangi); megawati; wanita menangis dibawah pohon. Kain sasirangan yang ada saat ini merupakan hasil pengembangan dari kain sasirangan yang sudah ada sejak jaman Kerajaan Nagara Dipa. Bahan yang digunakan awalnya berasal dari serat kapas atau katun. Dalam perkembangannya, bahan baku ini berkembang bukan saja dari kapas melainkan juga dari non kapas. Pewarnanya sekarang ini sudah beralih ke bahan pewarna sintetis buatan pabrik, karena dirasakan lebih efektif dan efisien. Apalagi ditengah kemajuan industri fasion yang sangat maju pesat banyak bermunculan kreasi baru sasirangan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain