Balai Pelestarian Kebudayaan Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of TRADISI BERPANTUN DALAM MASYARAKAT TAMIANG
Penanda Bagikan

Text

TRADISI BERPANTUN DALAM MASYARAKAT TAMIANG

FARIANI - Nama Orang; HASBULLAH - Nama Orang; MERDUATI - Nama Orang; NURHAYATI - Nama Orang; SITI MAWAR - Nama Orang;

Pantun merupakan tradisi sastra lisan dan merupakan salah satu tradisi yang dikembangkan oleh masyarakat Tamiang. Pada awalnya pantun digunakan dalam kehidupan sehari-hari, namun sesuai dengan perkembangan zaman maka pantun hanya digunakan dalam acara-acara tertentu. Pantun adalah sastra lisan Melayu, karena orang Melayu sejak abad ke-14 sudah menyebar ke seluruh Nusantara dengan sendirinya budaya Melayu juga ikut berkembang. Pada tahun 1400 M bahkan sudah ada hunian Melayu salah satunya adalah Pasai dan Tamiang. Pantun berdasarkan isi dapat dibagi menjadi tiga jenis yaitu pantun anak-anak, remaja dan dewasa. Berdasarkan isi pantun dapat digali tentang kehidupan sosial masyarakat Tamiang, karena sampiran-sampiran yang digunakan biasanya menggunakan kondisi alam setempat dan kondisi sosial masyarakat, seperti pantun peminangan. Tradisi berpantun merupakan produk budaya masyarakat dan seyogyanya dipertahankan. Upaya pelestarian telah dilakukan oleh kelompok-kelompok masyarakat misalnya dengan mengadakan perlombaan pantun, membentuk sanggar dan menyediakan pelatihan berpantun untuk generasi muda dan anak-anak, pemerintah juga ikut mendukung pelestarian dengan mengupayakan rancangan qanun tentang pelestarian pantun, dan pemerintah terus menyediakan ajang berpantun, sehingga acara berpantun telah dimasukkan dalam kegiatan resmi pemerintahan seperti menyambut tamu dari luar daerah dengan menggunakan pantun.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
TDK - 398 (390-399) MER T
Penerbit
Nanggroe Aceh Darussalam : BPNB BANDA ACEH., 2012
Deskripsi Fisik
vi + 131hlm; 14,5cm x 21cm; ILUS
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-9457-17-9
Klasifikasi
TDK - 398 (390-399)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?