Text
RITUAL ADAT UJUNGAN DESA GUMELEM WETAN KECAMATAN SUSUKAN KABUPATEN BANJARNEGARA JAWA TENGAH
Ujungan merupakan tradisi upacara adat meminta hujan di Desa Gumelem Wetan, Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah. Tradisi ini telah berusia lebih dari 350 tahun sehingga melembaga dalam kehidupan di masyarakat. Ujungan menggambarkan masalah empirik dalam kehidupan petani. Dan ini dibangun untuk mengatasi konflik horizontal dalam kehidupan petani itu. Hal ini dapat terlihat dalam prosesi ujungan yaitu hujan akan turun setelah perang antar petani merebutkan hujan diganti dengan doa bersama, dan perang digantimenjadi drama laga adu kekuatan sebagai peringatan agar petani bersatu padu mengatasi kelangkaan air. Tradisi meredam konflik horizontal antar petani berebut air dengan menggantinya dalam bentuk upacara ujungan yang merupakan inovasi budaya yang kreatif. Secara eksplisit terlihat bahwa prosesi ritual ujungan sebenarnya mengingatkan petani untuk dekat dengan Tuhan, alam dan sesama. Ujungan menemukan bahwa revitalisasi yang memperkuat aspek seni budaya ujungan pada masa kini mneyebabkan ujungan berkembang ke dalam dua arah, meliputi ujungan untuk ritual mendatangkan hujan di Desa Gumelem dan ujungan sebagai pentas seni budaya yang ditampilkan dalam festival budaya perayaan kota akbar. Dan semua pentas seni budaya itu dimaksudkan untuk menggalang popularitas ujungan, dan Desa Gumelem sebagai desa wisata. Ketahanan budaya orang Gumelem pada masa kini mempunyai dua kepentingan yaitu kekayaan budaya material dalam rangka untuk meningkatkan keberadaan ekonomi dan membangun komunitas desa berbudaya dengan mengandalkan nilai-nilai luhur.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain