Balai Pelestarian Kebudayaan Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of RITUAL ADAT UJUNGAN DESA GUMELEM WETAN KECAMATAN SUSUKAN KABUPATEN BANJARNEGARA JAWA TENGAH
Penanda Bagikan

Text

RITUAL ADAT UJUNGAN DESA GUMELEM WETAN KECAMATAN SUSUKAN KABUPATEN BANJARNEGARA JAWA TENGAH

EMILIANA SADILAH - Nama Orang; SRI RETNA ASTUTI - Nama Orang; SUSENO DWI HANTORO - Nama Orang; ARDANA KUSUMAWANTO - Nama Orang; NOURUZ ZAMAN OKHTABY - Nama Orang; BAMBANG HUDAYANA - Nama Orang;

Ujungan merupakan tradisi upacara adat meminta hujan di Desa Gumelem Wetan, Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah. Tradisi ini telah berusia lebih dari 350 tahun sehingga melembaga dalam kehidupan di masyarakat. Ujungan menggambarkan masalah empirik dalam kehidupan petani. Dan ini dibangun untuk mengatasi konflik horizontal dalam kehidupan petani itu. Hal ini dapat terlihat dalam prosesi ujungan yaitu hujan akan turun setelah perang antar petani merebutkan hujan diganti dengan doa bersama, dan perang digantimenjadi drama laga adu kekuatan sebagai peringatan agar petani bersatu padu mengatasi kelangkaan air. Tradisi meredam konflik horizontal antar petani berebut air dengan menggantinya dalam bentuk upacara ujungan yang merupakan inovasi budaya yang kreatif. Secara eksplisit terlihat bahwa prosesi ritual ujungan sebenarnya mengingatkan petani untuk dekat dengan Tuhan, alam dan sesama. Ujungan menemukan bahwa revitalisasi yang memperkuat aspek seni budaya ujungan pada masa kini mneyebabkan ujungan berkembang ke dalam dua arah, meliputi ujungan untuk ritual mendatangkan hujan di Desa Gumelem dan ujungan sebagai pentas seni budaya yang ditampilkan dalam festival budaya perayaan kota akbar. Dan semua pentas seni budaya itu dimaksudkan untuk menggalang popularitas ujungan, dan Desa Gumelem sebagai desa wisata. Ketahanan budaya orang Gumelem pada masa kini mempunyai dua kepentingan yaitu kekayaan budaya material dalam rangka untuk meningkatkan keberadaan ekonomi dan membangun komunitas desa berbudaya dengan mengandalkan nilai-nilai luhur.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
TDK - 394.2 (390-399) BAM R
Penerbit
Jawa Tengah : BPNB YOGYAKARTA., 2012
Deskripsi Fisik
xviii + 140hlm; 17cm x 24cm; ILUS
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
602-17271-5-0
Klasifikasi
TDK - 394.2 (390-399)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?