Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of KAIN TENUN TRADISIONAL (KOFO) DI SANGIHE
Penanda Bagikan

Text

KAIN TENUN TRADISIONAL (KOFO) DI SANGIHE

STEVEN SUMOLANG, S.SOS. M.SI - Nama Orang;

Kain kofo atau kain yang terbuat dari serat pisang abaka, dalam bahasa Sangihe disebut koffo atau hote; tanaman hote ini dikenal juga dengan nama Manila Hemp. Pengrajin tenun tradisional kofo disebut mengangahiuang, proses menenun disebut mengahiuang, alat tenun disebut kahiuang, kemudian kainnya disebut kahiwu dan orang banyak mengenalnya kain kofo atau koffo, penggunaan huruf f berjumlah 1 dan 2. Penulis, utamanya menggunakan kofo dengan satu huruf f nya, karena istilah kofo banyak digunakan di mana-mana dalam tulisan-tulisan informatif. Pekerjaan tenun kofo dilakukan oleh beberapa orang dengan pembagian kerjanya. Yang bertugas menenun berjumlah satu orang, tenaga kerja dalam satu unit berjumlah tiga orang, mereka saling bergantian mengerjakan tenunan tersebut, waktunya yang akan disesuaikan. Sedangkan bahan dasar kofo adalah serat pisang, jenis pisang yang keras yang dinamakan hote istilah setempat atau abaka istilah Filipina yang di Indonesiakan, bahan lainnya seperti serat daun nenas atau daun kalung nanasi. 

 

 Kain kofo atau kain yang terbuat dari serat pisang abaka, dalam bahasa Sangihe disebut koffo atau hote; tanaman hote ini dikenal juga dengan nama Manila Hemp. Pengrajin tenun tradisional kofo disebut mengangahiuang, proses menenun disebut mengahiuang, alat tenun disebut kahiuang, kemudian kainnya disebut kahiwu dan orang banyak mengenalnya kain kofo atau koffo, penggunaan huruf f berjumlah 1 dan 2. Penulis, utamanya menggunakan kofo dengan satu huruf f nya, karena istilah kofo banyak digunakan di mana-mana dalam tulisan-tulisan informatif. Pekerjaan tenun kofo dilakukan oleh beberapa orang dengan pembagian kerjanya. Yang bertugas menenun berjumlah satu orang, tenaga kerja dalam satu unit berjumlah tiga orang, mereka saling bergantian mengerjakan tenunan tersebut, waktunya yang akan disesuaikan. Sedangkan bahan dasar kofo adalah serat pisang, jenis pisang yang keras yang dinamakan hote istilah setempat atau abaka istilah Filipina yang di Indonesiakan, bahan lainnya seperti serat daun nenas atau daun kalung nanasi.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
RKE - 746.1 (740-749) STE K
Penerbit
Sulawesi Utara : KEMENTERIAN KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA., 2011
Deskripsi Fisik
100 hlm; 16cm x 20cm;ILUS
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-9052-21-3
Klasifikasi
RKE - 746.1 (740-749)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?