Text
PRAHARA BUDAYA (KILAS BALIK OFENSIF LEKRA/PKI DKK)
Buku ini merekam peristiwa-peristiwa sejarah ketika politik menjadi panglima pada zaman Orde Lama. Karena politik di nomorsatukan, tak terelakkan kebudayaan pun menjadi sarat bermuatan politik dan ajang pertarungan politik. Pada zaman yang gemuruh, gegap-gempita dengan semboyan, slogan dan yel-yel, karya dan atraksi kesenian adalah alat yang ampuh untuk menarik perhatian, menghimpun, dan mempengaruhi masa. Begitu kuatnya pengaruh politik dalam kehidupan budaya dan pers waktu itu, hingga budayawan, cendikiawan, dan wartawan yang umumnya bekerja berdasarkan prinsip-prinsip yang bersifat universal harus menarik garis. Pengaruh PKI begitu dominan dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat. Tak terlepas dari pengaruh ideologi, ada satu perbedaan substansial antara kedua kelompok dalam konsep kebudayaan. Kelompok kiri mendukung humanisme-realisme atau realisme-sosialisme, dan kelompok kanan mendukung humanisme-universal. Klimaks atau antiklimaks dari Prahara Budaya adalah Pemberontakan G30S/PKI 1965 yang gagal.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain