Text
PERUBAHAN POLA PERLADANGAN MASYARAKAT TRADISIONAL : Kasus Masyarakat Lebak di Jawa Barat
PERUBAHAN POLA PERLADANGAN MASYARAKAT TRADISIONAL : Kasus Masyarakat Lebak di Jawa Barat
Pola perladangan orang Baduy di daerah pemukiman baru mengalami perubahan paling fundamental yaitu meninggalkan sistem berladang berpindah, menjadi sistem berladang menetap. Perubahan ini diikuti oleh seluruh perangkat bantu dan sistem kerja untuk melakukan penyesuaian dengan sistem baru itu. Perubahan pola perladangan ini dipercepat oleh adanya perubahan kepercayaan orang Baduy, dari agama atau lebih tepatnya kepercayaan Sunda Wiwitan menjadi Islam. Perubahan agama untuk mendukung perubahan sistem perladangan baru berlangsung mulus dan relatif cepat, karenadidukung oleh para pemimpin masyarakat adat, dirangsang dengan fasilitas bantuan pemerintah dan dukungan masyarakat sekitar. Perubahan pola perladangan dan agama tersebut diikuti pula oleh perubahan tradisi yang berkaitan dengan upacara adat dan pergaulan sosial. Akibat keterbukaan orang Baduy dengan orang diluar mereka, menyebabkan generasi mudanya dapat berkiprah lebih luas lagi.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain