Text
PERUBAHAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT TRANSMIGRAN DI NAGARI LUNANG, PESISIR SELATAN 1973-1995
Sebelum ada transmigrasi, sebagian besar wilayah Nagari Lunang masih berupa hutan. Penduduk yang sangat sedikit dengan lahan yang sangat luas menyebakan dearah tersebut kekurangan tenaga kerja dan tidak dapat dikembangkan menjadi daerah yang produktif. Dengan adanya transmigrasi, maka lahan yang masih berupa hutan dapat dibabat dan diolah menjadi lahan pertanian dan perkebunan. Adanya interaksi antara warga eks transmigrasi yang merupakan pendukung kebudayaan Minangkabau, menyebabkan mereka dapat saling mempengaruhi dan memperkaya khasanah budaya daerah. Para transmigran yang ditempatkan di Lunang tidak hanya bekerja sebagai petani, tetapi ada juga sebagai guru, PNS, tukang, pengrajin, pedagang, dll. Hadirnya transmigran telah banyak membawa perubahan dalam kehidupan masyarakat yang semula statis menjadi dinamis, yang bersedia menerima perubahan ke arah yang lebih positif.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain