Text
KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT ADAT PROVINSI JAMBI
KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT ADAT PROVINSI JAMBI
Masyarakat Suku Anak Dalam pada dasarnya adalah penjaga alam (hutan), tanpa adanya perintah dari manapun. Mereka semenjak dahulu, secara turun temurun selalu menjaga kelestarian hutan. Kiamat bagi mereka adalah apabila hutan rusak, ditebangi, sehingga hutan semakin habis. Ibaratnya itulah lonceng kematian bagi masyarakat Suku Anak Dalam, karena tiada hutan berarti mereka juga tidak ada atau mati. Keberadaan Taman Nasional Bukit Duabelas bisa dipandang sebagai dasar pijakan atau pondasi yang kokoh bagi Suku Anak Dalam untuk berubah. Hal tersebut dirasakan sebagai suatu cara yang lebih terhormat serta manusiawi, karena mereka melakukan dengan caranya sendiri untuk memutuskan adanya suatu perubahan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain