Text
STUDI PERTUMBUHAN DAN PEMUDARAN KOTA PELABUHAN KASUS AMPENAN DAN LEMBAR
Ampenan dan Lembar adalah dua pelabuhan yang berada di pantai barat Lombok dan menghadap ke Selat Lombok dengan situs berbeda. dari segi sejarah Ampenan berada pada jalur pelayaran dari barat ke timur atau sebaliknya, sedangkan Lembar berada di luarnya. Karena itu ampenan telah disinggahi kapal abad ke-19. Sementara itu Lembar mulai terdengar berperan sebagai pelabuhan pada awal abad ke-20 yang digunakan sebagai pengganti Pelabuhan Ampenan selama musim barat. Pada masa jayanya, Pelabuhan Ampenan menciptakan lapangan kerja yang berkaitan langsung dengan kegiatan pelabuhan, seperti perburuhan, angkutan, dan perdagangan, yang melibatkan baik penduudk asli (Sasak) maupun pendatang (Bali, Bugis, Makassar, Melayu, Banjar, Cina, Arab, dan lain-lain. Tapi sejak Pelabuhan Ampenan dianggap tidak memenuhi syarat lagi dalam kaitannya dengan perkembangan teknologi pelayaran, kegiatan ekonomi di Ampenan mulai menurun, terutama kegiatan yang berkaitan langsung dengan pelabuhan. Pelabuhan Ampenan resmi ditutup tahun 1975, peranannya digantikan oleh Pelabuhan Lembar. Fasilitas pelabuhan ini makin lama makin lengkap, lebih-lebih setelah kegiatannya diperluas dengan pelayaran feri. Sekarang, Lembar merupakan pelabuhan terbesar di Lombok khususnya dan Nusa Tenggara Barat umumnya. Salah satu dampak terbuka dan berkembangnya Pelabuhan Lembar adalah beralihnya ke mari tenaga buruh pelabuhan dari Ampenan dan sekitarnya. Kegiatan ekonomi yang bersaingan dengan kepentingan pelabuhan, bergeser ketempat yang lebih jauh. Proses ini masih dan sedang berlangsung sesuai dengan perkembangan pelabuhan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain