Text
PENGUATAN POTENSI EKONOMI BUDAYA LOKAL STUDI TERHADAP PETANI MADU HUTAN DI DESA NANGA LEBOYAN KEC. SELIMBAU, KAB. KAPUAS HULU PROVINSI KALIMANTAN BARAT
Bagi masyarakat Desa Nanga Leboyan, madu hutan merupakan komoditas berharga yang memiliki kontribusi dalam meningkatkan pendapatan rumah tangga. Pengelolaan madu hutan dengan menerapkan pengetahuan dan teknologi yang berbasis pada budaya tradisional telah dilakukan sejak lama. Teknik-teknik baru dalam pemeliharaan tempat hinggap lebah, proses pemanenan madu, pengolahan madu pasca panen, kini diterapkan guna meningkatkan kualitas produksi. Teknik baru tersebut dalam batas tertentu juga berhasil menjaga ketersediaan lebah di alam, sehingga dapat mendorong peningkatan kuantitas produksi. Sedangkan pengorganisasian petani madu dengan pembentukan Asosiasi Periau Danau Sentarum (APDS) telah mampu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia. Pembentukan APDS secara tidak langsung turut meningatkan kapasitas sumber daya manusia yang berkecimpung didalamnya. Perubahan positif tersebut diantaranya dapat terlihat dari semakin tingginya kedisiplinan dalam mengerjakan tugas secara prosedural, keterampilan dalam membuat catatan/dokumentasi jual beli secara tertulis, serta kecakapan dalam mengelola organisasi dan tugas-tugas manajerial.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain