Text
SEJARAH PERLAWANAN TERHADAP IMPERIALISME DAN KOLONIALISME DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Dalam sejarah perlawanan terhadap imperialisme dan kolonialisme di Yogyakarta banyak kejadian, diantaranya Sultan Agung menyerang Batavia tahun 1628 dan 1629, Hamengkubuwono II melawan Belanda dan Inggris. Kolonialisme merupakan manifestasi dari kekuatan perampok politik dan ekonomi. Dalam menghadapi kekuatan ini, Sultan mengkombinasikan kekuatan fisik dan diplomasi. Kolonialisme menanamkan conflict of interest yang berbeda antara kepentingan kompeni dan kepentingan penguasa Jawa. Atas rintisan pemuka Muhammadiyah dan Taman Siswa serta semua kekuatan nasional yang ada di Yogyakarta baik dari golongan politik, gerakan pemuda maupun organisasi lainnya maka benih patriotisme tumbuh. Pertempuran di Kotabaru melawan fasis Jepang menyebabkan lumpuhnya kekuasaan pemerintah Jepang dan terusir pula setiap bentuk penjajahan yang akan kembali menguasai Indonesia.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain