Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of POTENSI PACU KUDO SEBAGAI OBJEK PARIWISATA DI NAGARI VII KOTO TALAGO, KECAMATAN GUGUK KABUPATEN 50 K
Penanda Bagikan

Text

POTENSI PACU KUDO SEBAGAI OBJEK PARIWISATA DI NAGARI VII KOTO TALAGO, KECAMATAN GUGUK KABUPATEN 50 K

ALMAIZON - Nama Orang;

POTENSI PACU KUDO SEBAGAI OBJEK PARIWISATA DI NAGARI VII KOTO TALAGO, KECAMATAN GUGUK KABUPATEN 50 KOTO
Permainan pacu kudo sudah di kenal oleh masyarakat Sumatera Barat sejak masa pemerintahan Kolonial Belanda, tepatnya sejak sekitar abad ke 19. Permainan pacu kudo tidak hanya sekedar sebagai permainan rakyat sejak masa dahulu di Sumatera Barat, tetapi memiliki fungsi-fungsi dan nilai-nilai budaya, namun seklaigus sebagai alat sosialisasi maupun sarana untuk menurunkan, mewariskan norma-norma, sikap mental, etika sopan santun serta nilai-nilai hidup terutama hubungan antara sesama manusia, dengan lingkungan alam dan dengan Sang Maha Pencipta. Selain itu juga sebgai alat kontrol sosial secara tidak langsung dalam kehidupan masyarakat pendukungnya. Permainan pacu kudo, terutama pada masa dahulu merupakan salah satu arena yang dijadikan oleh masyarakat sebagai arena pesta rakyat. Meskipun para pemilik kuda hanya berasal dari golongan orang-orang kaya dan pejabat, namun setiap kali pacuan digelar, seluruh lapisan dan golongan masyarakat dari pelosok-pelosok dusun dan nagari datang ke gelanggang. Dari sudut pandang pariwisata, pacu kudo tradisional di Sumatera Barat memiliki potensi yang sangat besar untuk mendatangkan wisatawan tidak hanya lokal, tetapi juga wisatawandomestik dan wisatawan asing. Faktor utamanya adalah konsep permainan pacu kudo di Sumatera Barat berbeda dengan konsep permainan pacu kudo modern yang terdapat di luar negeri, terutama dari bentuk ketradisionalannya.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Sumatera Barat : BPSNT PADANG PRESS., 2009
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
ISBN/ISSN
978-979-9388-96-4
Klasifikasi
2.2(300-31
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?