Text
BENTUK-BENTUK PERALATAN HIBURAN DAN KESENIAN TRADISIONAL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
BENTUK-BENTUK PERALATAN HIBURAN DAN KESENIAN TRADISIONAL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Penelitian peralatan hiburan dan kesenian tradisional Daerah Istimewa Yogyakarta ini dilakukan karena mengingat pentingnya fungsi dan peranan kebudayaan nasional, khususnya tentang kesenian dalam pembangunan yang sedang dijalankan di Indonesia. Informasi peralatan hiburan dan kesenian tradisional yang meliputi permainan dan olah raga, musik, tari dan teater tradisional masih sangat kurang, sekarang sudah semakin langka orang-orang memiliki kemahiran membuat alat-alat kesenian tradisional. Selanjutnya kekayaan peralatan hiburan dan kesenian tradisional yang diperoleh dari masing-masing bidang merupakan kebanggaan dan mempertebal rasa harga diri sebagai bangsa yang memiliki tradisi kebudayaan yang tinggi bagi generasi penerus di masa mendatang. Peralatan hiburan tradisional terdiri dari 1. Permainan Tradisional yaitu Nini Thowong, Benthik, Dhakon, Watu Gatheng, Bekel, Gasing, Peralatan Adu Kemiri, Layang-layang 2. Olah raga tradisional yaitu Panahan, Paseran, Thuprok-Thuprok, Egrang. Peralatan kesenian tradisional : 1. Musik Tradisional : Dhodhog, Rinding, Terbang, Lesung, Thunthung, Korek, Krumpyung, Gumbeng, Siter, Kentongan, Seruling, Bas, Kecer, Angklung, Kendang Bambu, Kendhang, Bonang, Saron, Saron Kyai Gunturmadu, Kempyang, Sampur, Bedhug, Gong Kyai Gunturmadu, Gong Bambu, Gong, Gong Kumodhong 2. Tari Tradisional : Lawung, Kuluk, Loding dan Perisae, Kendi, Sampur, Klono Topeng, Dhadhak Merak, Jaran Kepang, Onclong, Oglek, Penthul-Bejer, Topeng Raksasa, Barongan, Kepala Banteng, Pedang, Pecut 3. Teater Tradisional : Wayang Beber, Thengul, Topeng Bangau Mate, Lesung, Buku Pakem (Tulada), Oncor, Kepala Minakjinggo, Bulu Ayam dan Selendang, Pusaka.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain