Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of SENJATA TRADISIONAL DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA
Penanda Bagikan

Text

SENJATA TRADISIONAL DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

SINDU GALBA - Nama Orang; DWI PUTRO SULAKSONO - Nama Orang; SUNARTI - Nama Orang; GUSTI AYU PUTRI - Nama Orang;

Mengingat bahwa suatu kebudayaan apalagi di zaman sekarang ini tidak dapat mengelak dari kontak-kontak terhadap kebudayaan asing, ditambah dengan sifat kebudayaan itu sendiri yang dinamis, maka apa yang dikategorikan sebagai senjata tradisional tidak hanya senjata yang telah lama dikenal oleh masyarakat Betawi dan yang merupakan warisan dari nenek moyangnya. Pada setiap masyarakat suku bangsa, apa yang dikategorikan sebagai senjata, bentuk dan fungsinya dalam masyarakat tidak selalu sama. Demikian jika melihat atau mendengar golok, dan kita akan mengenal bahwa benda itu adalah senjata tradisional orang Betawi. Sesungguhnya senjata tradisional orang Betawi tidak hanya golok semata, tetapi masih ada lainnya seperti selendang, trisula, belati, toya, dll. Golok, belati, badik, keris dibuat dengan kegunaan tertentu, bermanfaat bagi kebaikan manusia pada umumnya. Isi senjata tradisional yang disebut tuah, yoni, angsar, daya lebih, pada masa lalu dijadikan andalan dalam membela diri apabila terpaksa mereka harus melawan musuh dan sekarang cenderung untuk mempertebal rasa percaya diri itu dapat dirasakan, ditandai, dideteksi, dideterminasi dan dipilah – pilah. Bahkan dapat dirinci menurutnya bermacam-macam diantaranya berkah atau berkat atau barokah, jin atau makhluk halus, isian induksi dari orang berilmu. Dan dengan mempelajari data-data tersebut secara mendalam, juga diutarakan bahwa tuah memiliki sifat yaitu Tuah atau Isi yang berupa berkah tidak dapat dibuang, diambil, dipindahkan karena sifatnya tetap; untuk jin atau makhluk halus dapat dibuang, dipindahkan, atau pergi (hilang) dengan sendirinya; serta yang berupa isian induksi mempunyai sifat temporer, tidak tetap, dapat hilang atau luntur dalam suatu saat.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
TEK-739.7(730-739) SUN S
Penerbit
Daerah Khusus Ibukota Jakarta : DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN., 1991/1992
Deskripsi Fisik
x+92hlm; 16cm+23cm, ILUS.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
TEK-739.7(730-739)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?