Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of DAPUR DAN ALAT-ALAT MEMASAK TRADISIONAL  PROPINSI DAERAH ISTIMEWA ACEH
Penanda Bagikan

Text

DAPUR DAN ALAT-ALAT MEMASAK TRADISIONAL PROPINSI DAERAH ISTIMEWA ACEH

RUSDI SUFI - Nama Orang; NASRUDDIN SULAIMAN - Nama Orang; A. HAMID ALI - Nama Orang; T. ALAMSYAH - Nama Orang;

Suku bangsa Aceh yang berdiam di Daerah Istimewa Aceh, terutama yang tinggal di daerah pedesaan masih mempergunakan dapur dan peralatan dapur secara tradisional di dalam mengolah bahan makanan yang mentah menjadi makanan yang siap untuk disajikan. Dapur rumah tangga terdapat pada setiap rumah tempat tinggal di dalam masyarakat Aceh. Karena dapur rumah tangga ini mempunyai peranan tempat mengolah bahan makanan untuk kepentingan seluruh anggota keluarga setiap hari, terutama keluarga yang menetap. Rumah tempat tinggal bagi masyarakat Aceh secara tradisional berbentuk rumah panggung yang disebut rumoh Aceh (rumah Aceh). Secara umum dapat disebutkan penempatan dapur pada setiap rumah berada di bagian belakang sehingga disebut dengan sebutan sramo likot da nada yang menyebutnya sramo danu. Penataan tata ruang dapur rumah tangga selalu didasarkan pada faktor tepat guna dalam mengelola aktivitas dapur. Dapur rumah tangga bentuknya empat persegi panjang. Bahannya dibuat dari kayu – papan – dan ada pula dari pelepah rumbia. Sedangkan pada alat-alat memasak pada masyarakat Aceh masih bersifat tradisional dan setiap alat ini mempunyai peranan dan fungsinya masing-masing. Bahan yang dipergunakan untuk membuat alat-alat tersebut bermacam-macam, seperti tanah liat, besi, seng, kayu, dan sebagainya. Adapun beberapa peralatan memasak tradisional tersebut diantaranya, kanet, blangong, batee lada, dangdang, penue, aweuek, cinu, guci, sareng santan, bruek boi, dan sebagainya.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
PRT - 643.3 (640-649) NAS D
Penerbit
Nanggroe Aceh Darussalam : DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN., 1993
Deskripsi Fisik
xi + 143hlm; 15cm x 23cm; ILUS
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
PRT - 643.3 (640-649)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?