Text
DAPUR TRADISIONAL MASYARAKAT BANJAR DAN PERALATANNYA KOLEKSI MUSEUM NEGERI PROPINSI KALIMANTAN SELATAN
Dapur atau padu tradisional masyarakat Banjar berbentuk segi empat dengan lantai agak menurun dari rumah induknya, karena itu selalu dibuat tangga.Di satu sudut ruang terdapat atang, yaitu semacam meja berapar-apar terbuat dari kayu ulin/galam. Apar-apar atang atau disebut salayan digunakan untuk menempatkan kayu bakar. Pada umumnya peralatan dapur tradisional masyarakat Banjar terbuat dari tanah liat (kendi, tajau), besi (rinjing, kenceng) , bambu (nyiru,bakul), batu (cobek dan kakulaknya), rotan atau lidi (jikin, sapu lidi), tanaman seperti purun (tikar, pamakanan), daun nipah (tatudung), aluminium dan seng (panci, eskan), logam atau kuningan (sendok kuningan, ceper), kayu (wancuh kayu, dadampar), kaca (piring, mangkok), tempurung (parapatan yaitu alat penakar beras, cupak).
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain