Text
ISI DAN KELENGKAPAN RUMAH TANGGA TRADISIONAL JAWA BARAT
Kebutuhan isi rumah tangga tradisional yang dimiliki oleh Desa Cipuluh dan Desa Cimaragang meliputi makanan dan minuman, wadah makanan dan minuman, alat-alat dapur, perabotan rumah, pakaian dan perhiasan, alat penerang, alat pertanian, alat perikanan, alat peternakan, alat komunikasi, senjata, alat transportasi, alat-alat peribadatan, alat-alat upacara, alat pertukangan, dan peralatan kegemaran dan kesenian. Beras merupakan kebutuhan pokok yang tidak mungkin dihindari dari rumah tangga tradisional, sebab mereka beranggapan beras merupakan unsur penguat penambah tenaga tubuh yang menunjang kehidupan fisik dan beras merupakan ukuran barometrik kekayaan suatu rumah tangga tradisional. Sedangkan minuman yang dikategorikan ke dalam kelengkapan adalah cikopi, cigula, bajigur dan camcauh. Wadah menyimpan atau meletakkan makanan dan minuman diantaranya padaringan, boboko, teko, dan sebagainya. Alat-alat dapur yang merupakan isi pokok rumah tangga tradisional terdiri dari perangkat perapian (hawu, songson, paraseuneu disertai jojodog, korek api, gandasesi, ensteker), rangkaian peralatan ini tidak dapat terpisah satu sama lain karena saling menunjang kecuali korek api dan ensteker. Barang-barang pokok sebagai perabotan rumah tangga tradisional yang cara pengadaannya dibuat sendiri dan diupahkan adalah kasur dan bantal. Pakaian wanita yang menjadi isi pokok rumah tangga tradisional adalah samping kebat, kebaya, rok, kutang, celana dalam dan tiung yang umumnya diperoleh secara pembelian dan barter. Sedangkan pakaian laki-laki yang pokok adalah sarung poleng, komprang, celana sontog, celana panjang, salongtreng dan kolor.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain