Text
MAKANAN : WUJUD VARIASI DAN FUNGSINYA SERTA CARA PENYAJIANNYA DAERAH NUSA TENGGARA TIMUR
Dalam kaitannya dengan makanan dan minuman, zaman dahulu jelas ada perbedaan antara ata belen dan ata ribu. Ata belen karena kedudukannya yang penting dan disegani serta diakui oleh masyarakat, maka golongan mereka selalu menduduki tempat penting di dalam pemerintahan setempat. Makanan dan minuman mereka pun berbeda dengan makanan dan minuman rakyat. Tempat atau wadah yang digunakan dalam makan dan minum selalu mempunyai perbedaan dengan rakyat. Kalau makanan dan minuman rakyat jelata/biasa terdiri atas jagung, air dan tuak maka untuk kaum ata belan makanan mereka pada umumnya beras, jagung dan minumannya adalah arak. Cara pengolahan makananpun selalu berbeda. Pandangan mereka terhadap makanan dan minuman selalu berkaitan erat dengan cerita mitos mengenai asal mula terjadinya makanan. Berdasarkan fungsinya makanan untuk orang Lamaholot digolongkan ke dalam makanan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, upacara adat (pesta), tamu, bekal perjalanan, khusus untuk orang sakit dan roh halus, makanan menurut status sosial dalam masyarakat dan berdasarkan agama. Jenis makanan yang biasa dikonsumsi oleh mereka diantaranya buah balam, kacang benguk, buah lontar tuah dan maga. Cara penyajian serta cara pengkonsumsian makanan pada umumnya secara berkelompok. Pada masa sekarang tempat makanan mereka sudah mulai beralih ke tempat barang pecah belah namun pengkonsumsiannya masih tetap seperti pada zaman dahulu.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain