Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of PASAMBAHAN DALAM UPACARA KEMATIAN DI KECAMATAN KURANJI KOTA PADANG
Penanda Bagikan

Text

PASAMBAHAN DALAM UPACARA KEMATIAN DI KECAMATAN KURANJI KOTA PADANG

ERNATIP - Nama Orang; MARYETTI - Nama Orang; NOVERI - Nama Orang;

Upacara adat kematian di daerah tertentu di Minangkabau ternyata masih ada yang menyelenggarakan. Adat memakai tidak dilarang asalkan tidak bertentangan dengan ajaran agama (agama Islam). Di kanagarian Pauh IX bila ada kematian maka di depan rumahnya ditegakkan payung. Payung tidak ditegakkan bila yang meninggal dunia itu : orang yang telah melanggar adat seperti kawin se-suku, orang yang Belem diterima adat/ oleh orang lima suku artinya mereka Belem menikah (gadis dan bujang).Dalam penyelenggaraan jenazah terdapat perbedaan antara : jenazah penghulu, ninik mamak bajinih; jenazah orang kebanyakan, masyarakat umum; jenajah remaja dan anak-anak.Orang-orang yang bertugas dalam penyelenggaraan jenajah sudah ditentukan dalam adat. Pasambahan dalam upacara kematian disebut juga dengan pasambahan dibawah payung. Pasambahan dibawah payung di kanagarian Pauh IX sampai saat ini masih terlaksana. Tidak ada satu pun alasan, bahwa pasambahan tidak dapat dilaksanakan., misalnya karena hari hujan lebat. Pasambahan dibawah payung tidak dilaksanakan bila : Meninggal dunia karena kecelakaan/bencana alam yang mayatnya tidak ditemukan, Mati sahid, Bukan penduduk asli/pendatang. Pelaksanaan pasambahan sebagai salah satu rangkaian upacara adat di Minangkabau sarat dengan nilai-nilai dan makna yang sangat berharga bagi manusia. Pelaksanaan adat bukanlah sebagai penghambat kelancaran penyelenggaraan jenazah, melainkan adat sebagai jembatan untuk mempertautkan antara hati dengan hati, dunsanakdengan dunsanak, hubungan silaturahmi dalam berkaum.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
UUA - 393 (390-399) ERN P
Penerbit
Sumatera Barat : BKSNT PADANG., 2005
Deskripsi Fisik
viii + 109hlm; 14,5cm x 20cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
979-9388-54-6
Klasifikasi
UUA - 393 (390-399)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?