Suku Dayak Wehea adalah suku yang pertama kali tinggal di wilayah Wahau sehingga merupakan suku tertua di wilayah tersebut. Mereka tinggal di sepanjang Sungai Wahau. Dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, masyarakat Dayak Wehea lekat dengan adat-istiadat dan kebudayaan yang mengandung nilai kesakralan. Kehidupan mereka tergantung dari lingkungan alam di sekitar tempat mereka. Kepercayaan yang…
Secara alami jika tanpa ada gangguan dari luar setiap ekosistem mempunyai kekenyalan, daya pulih untuk mengatur kembali dan memperbaharui dirinya sendiri tanpa kehilangan fungsi maupun keanekaragamannya. Proses inilah yang disebut resiliensi yang dalam beberapa tahun belakangan ini menjadi wacana ilmiah dan praktis dalam bidang lingkungan hidup. Masyarakat adat dan kelompok-kelompok masyarakat …
Balale merupakan suatu kelompok kerja yang dilakukan secara bergantian diantara anggota kelompok. Aktivitas semacam ini dibentuk melaksanakan pekerjaan tertentu dan didalam hal ini khususnya dilaksanakan pada pekerjaan berladang. Terbentuknya kelompok kerja Balale ini didasarkan atas dasar saling membantu. Dan lebih jauh untuk menciptakan rasa kekeluargaan di antara warga masyarakat agar tetap …
Dengan kegiatan Aruh Sastra Kalimantan Selatan (ASKS) XVIII Kabupaten Balangan Tahun 2021 dan terbitnya buah karya berupa buku sastra yang berjudul Mambangkit Batang Tarandam Wawaris Juriat Banua (Kambang Rampai Puisi Aruh Sastra Kalimantan Selatan XVIII), dapat menjadi tambahan literatur pengetahuan muatan lokal bagi dunia seni dan pendidikan di Kalimantan Selatan maupun di Kabupaten Balangan…
Dengan kegiatan Aruh Sastra Kalimantan Selatan (ASKS) XVIII Kabupaten Balangan Tahun 2021 dan terbitnya buah karya berupa buku sastra yang berjudul Maranting Marga Kamirawaan Bulan Gugur di Asuhan Datu Kandang Haji (Kalumpu Pambaiknya Baharatan Maulah Kisah Rakyat Balangan), dapat menjadi tambahan literatur pengetahuan muatan lokal bagi dunia seni dan pendidikan di Kalimantan Selatan maupun di…
Dengan kegiatan Aruh Sastra Kalimantan Selatan (ASKS) XVIII Kabupaten Balangan Tahun 2021 dan terbitnya buah karya berupa buku sastra yang berjudul Syair Gandut Pamali Datu Baksa Kambang (Kalumpu Pambaiknya Baharatan Maulah Syair Banjar), dapat menjadi tambahan literatur pengetahuan muatan lokal bagi dunia seni dan pendidikan di Kalimantan Selatan maupun di Kabupaten Balangan sendiri. Buku sas…
Berbicara masalah kerajaan yang ada di Kalimantan, tidak lepas dari proses Islamisasi di Pulau Kalimantan. Ada empat kerajaan besar yang menajdi bukti agama Islam masuk dan berkembang di wilayah Kalimantan, dan sampai saat ini tercatat dalam sejarah. Empat kerajaan tersebut adalah Kerajaan Brunei, Kerajaan Sukadana, Kerajaan Banjarmasin, dan Kerajaan Kutai. Kekayaan dan keragaman budaya yang be…
Jurnal walasuji volume 12 Nomor 1, Juni 2021, memuat dua belas artikel dengan substansi sejarah dan budaya. Adapun kedua belas artikel tulisan tersebut meliputi Dari Angkutan Hasil Perkebunan Ke Angkutan Manusia : Sejarah Kereta Api Cepat di Hindia Belanda 1929 – 1942 oleh Omar Mohtar mengawali artikel penulisan Walasuji kali ini. Selanjutnya Ma’Bunga’ Lalang : Tradisi Pertanian Masyaraka…
Pangadereng Volume 7 Nomor 1 Juni 2021 memuat 8 (delapan) tulisan dengan subtansi Ilmu Sosial dan Humaniora. Artikel Pangadereng No 1, Juni 2021 ini diawali dengan artikel mengenai Pengetahuan Tradisonal Pembuat Kopra di Langara Indah, Sulawesi Tenggara oleh Fatmawati P dan Tini Suryaningsih. Selanjutnya, artikel berjudul Merayakan Hedonisme : Analisis Multimodal Video “Menschen Im Hotel Des …
Patrawidya Volume 22 Nomor 1 April 2021 memuat 6 (enam) artikel yang terangkum dalam rumpun kajian tentang sejarah dan budaya. Artikel Patrawidya edisi No 1, April 2021 ini diawali dengan artikel mengenai Mengungkap Katastrofe Kuno di Yogyakarta Berbasis Indigenous Knowledge dalam Perspektif Filoarkeologi oleh Naufal Raffi Arrazaq, Indah Nurafani Syarqiyah, Sahmu Hidayat, dan Fahmi Prihantoro. …