Patrawidya Vol 10 No 2 Juni 2009 membahas tulisan tentang masa revolusi yang menitikberatkan pada kiprah seorang pemimpin dalam membawa pasukannya menjadi pembuka edisi kali ini. Tulisan ini membawa para pembaca melihat perjalanan gerilya Slamet Riyadi. Tulisan tentang infrastruktur di Kota Semarang menyajikan gambaran bahwa keberadaan bangunan infrastruktur kota ternyata dapat menunjukkan perj…
Patrawidya Vol 10 No 4 mengulas tentang konteks sosial seni pertunjukan teater tradisional di Kota Surabaya antara tahun 1950-1968 oleh Samidi, hasil penelitianya menunjukkan bahwa terjadi transformasi teater tradisional dari teater jalanan menjadi pertunjukan panggung dan proses komersialisasi seni pertunjukan tradisional tersebut memperoleh tempat di kalangan masyarakat. Kajian lain tentang s…
Patrawidya Vol 11 No 2 memuat tentang artikel pemerintahan dan suksesi politik di Karesidenan Besuki (1863-1942) dari Retno Winarni, sistem rekruitmen bupati berdasarkan aturan birokrasi modern yang legal rasional tidak semuanya dapat diterapkan. Dalam prakteknya ketrampilan dan sistem keturunan juga menjadi unsur yang berpengaruh dalam pengangkatan seorang bupati. artikel kesejarahan ditulis o…
Patrawidya Vol 11 No 1 memuat delapan artikel. damardjati Kun Marjanto mengawali edisi ini hasil penelitiannya yang menunjukkan bahwa industri budaya kerajinan batu alam di Kabupaten Gunung Kidul memberi kontribusi yang signifikan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, baik bagi para perajin maupun pengusaha. Pengusaha kerajinan batu alam menjadi sentral dari perputaran roda industri dan me…
Patrawidya Vol 12 No 4 Tahun 2011 memuat beberapa artiikel tentang sejarah dan budaya. Heddy Shri Ahimsa-Putra mengawali edisi ini dengan tulisan yang sangat menarik tentang respon ekonomi penduduk Desa Brayut di Sleman, Yogyakarta ketika desa tersebut berubah menjadi desa wisata. Komersialisasi unsur-unsur budaya dan ruang kosong di dusun dipandang penduduk sebagai hal yang wajar dan positif. …
Patrawidya Vol 12 No 3 memuat beberapa artikel tentang sejarah dan budaya. Setiadi mengawali edisi ini dengan kajian tentang dampak migrasi terhadap dinamika otonomi perempuan dalam kehidupan keluarga dan masyarakat. Menurut Setiadi meningkatnya pendapatan perempuan sebagai tenaga kerja dan pencari nafkah dalam keluarga ternyata meningkatkan rasa percaya diri perempuan dan posisi tawar menawar …
Patrawidya Vol 12 No 2 memuat beberapa artikel tentang sejarah dan budaya. Budaya Pendhalungan dalam masyarakat multikultural ditulis oleh Mikka Wildha N. Penelitiannya menunjukkan bahwa interaksi antara budaya Jawa dan Madura di daerah tapal kuda Jawa Timur memunculkan integrasi sosial, membentuk budaya baru namun juga menimbulkan peminggiran budaya yang telah ada. Artikel lain yang juga menar…
Patrawidya Vol 12 No 1 memuat beberapa artikel tentang sejarah dan budaya. Su Ritohardoyo mengawali edisi kali ini dengan artikel yang sangat menarik, yaitu strategi yang dilakukan masyarakat sekitar hutan mangrove dalam peningkatan kesejahteraan. Jumlah ragam strategi rumah tangga berkaitan dengan kondisi biofisik daerah. Semakin rendah status sosial ekonomi rumah tangga pedesaan sekitar hutan…
Patrawidya Vol 13 No 4 memuat beberapa artikel sejarah dan budaya. R. Rijanta yang membahas tentang Diversifikasi Pedesaan pada Masyarakat DIY : Basis Sosio Kultural Menuju Ekonomi Kreatif menurut Rijanta, kegiatan non pertanian di daerah pedesaan muncul sejak masa kolonial. Hal itu tampak dari tumbuhnya sektor kerajinan, dan ternyata barang-barang produksi non pertanian tersebut keberada…
Patrawidya Vol 13 No 2 memuat beberapa artikel sejarah dan budaya. Baha'Uddin mengawali edisi Juni 2012 melalui sebuah tulisan yang cukup menarik tentang pelayanan kesehatan di Jawa. Salah satu aspek yang belum banyak diungkap dalam penulisan sejarah kesehatan menurut Baha'Uddin adalah bahwa transfer pengetahuan kesehatan (modern) yang diterima oleh masyarakat pribumi sesungguhnya tidak hanya b…