Serat Calon Arang Versi R. Wiradat merupakan saduran cerita Calon Arang dalam warna Jawa. Cerita Calon Arang mengisahkan tentang seorang jandanyang sangat sakti, ahli tenung, bernama Calon Arang. Ia tinggal di desa Girah, di wilayah kerajaan Kediri, pada masa pemerintahan Prabu Erlangga. Cerita Calon Arang adalah cerita Jawa yang berlatar wilayah kerajaan Jawa, yakni kerajaan Kediri pada masa …
Teks cerita-cerita dongeng yang terkandung didalam naskah kuna Serat Dongeng Randha Darmasari mengandung nilai-nilai ajaran, khususnya nilai keteladanan, baik berupa gambaran perilaku terpuji yang perlu ditiru maupun perilaku buruk yang harus dihindari. Nilai keteladanan yang berupa perilaku terpuji yang perlu ditiru diantaranya nilai kedermawanan, nilai balas budi, hikmah dari kejujuran, dan s…
UNSUR AJARAN DALAM SASTRA JAWA Buku Unsur Ajaran dalam Sastra Jawa ini mengangkat empat penelitian dari empat peneliti, yaitu :1) Legenda Menak jingga di Blambangan : Tinjauan Komparatif dengan Tokoh Menak Jingga Dalam Serat Sri Pamekas (Dra. Suyami, M.Hum). Bagi Masyarakat Bamblangan (Banyuwangi), Menak Jingga dianggap sebagai tokoh nyata. Masa kecil Menak Jingga diasuh dan dididik oleh seo…
Naskah Serat Pambekanipun Para Nata Binathara 44 berisi uraian mengenai model-model kebijakan kepemimpinan dari 66 orang raja. Kebijakan kepemimpinan dari 66 orang raja yang tergambar dalam naskah serat ini dapat dikelompokkan dalam 4 (empat) kategori, yakni : (1) model kepemimpinan yang mengutamakan pengelolaan bidang keagamaan disebut tanuhita; (2)model kepemimpinan yang mengutamakan pengel…
Naskah Serat Cariyos Dewi Sri merupakan transformasi carita mitos padi dalam tradisi Islam. Hal ini dapat dilihat pada tokoh-tokoh yang ditampilkan adalah tokoh-tokoh yang lazim hadir dalam budaya Islam. Namun begitu sebagai karya transformasi dalam cerita tersebut juga masih dimunculkan, tokoh-tokoh yang lazim muncul dalam cerita mitos padi versi Islam ini juga masih menampilkan tradisi Hindu-…
Serat Suryaraja merupakan karya sastra besar yang terdapat di Jawa pada abad 18, digubah oleh seorang pujangga kraton atas perintah Sultan Hamengku Buwana II. Ungkapan peristiwa yang digambarkan dalam Serat Suryaraja secara menyeluruh mencerminkan nilai didaktis. Ungkapan cerita yang digambarkan didalamnya secara menyeluruh mengandung maksud ingin memberikan pendidikan kepada masyarakat pada ma…
KEARIFAN LOKAL DI LINGKUNGAN MASYARAKAT NELAYAN JEPARA JAWA TENGAH Nelayan Jepara sebagian besar adalah nelayan tradisional. Dalam dunia kenelayanan, kearifan lokal masyarakat nelayan Jepara yang kiranya masih bisa dipertimbangkan untuk dilestarikan adalah adanya keteraturan waktu saat melaut. Di samping itu, kearifan nelayan tradisional yang masih bertahan tidak mau menggunakan alat tangkap …
Pada awal kemunculannya, kesenian dongkrek difungsikan sebagai seni sakral, namun dalam perkembangannya mengalami proses rekonstruksi dan reproduksi, menjadi seni sakral sekaligus seni pertunjukan. Secara simbolik kesakralannya disimbolkan melalui empat aktor lakonnya yaitu makhluk halus, Roro Perot, Roro Ayu, dan orang tua dan semuanya memakai topeng. Sejauh bukti kesejarahan yang ditemukan, d…
TINJAUAN HISTORIS DALAM BABAD KADHIRI Naskah Serat Babad Kadhiri yang menjadi objek dalam penelitian ini mempunyai ciridan keunikan tersendiri bila dibandingkan dengan naskah-naskah babad pada umumnya. Biasanya naskah babad ditulis oleh sang empunya cerita tanpa menyebutkan atau menunjuk pada sumberbahan tertentu, jadi seolah-olah sang pencerita menyaksikan sendiri secara langsung segala peris…
KAJIAN KEBENCANAAN DALAM NASKAH PANJEBLUGIPUN REDI KELUT Penelitian "Kajian Kebencanaan dalam NAskah Panjebluging Redi Kelut" disusun berdasarkan naskah cetak berbahasa Jawa dengan judul Panjebluging Redi Kelut. Teks yang mengungkapkan tentang proses terjadinya bencana letusan dan banjir lahar pada tanggal 20 Mei 1919 beserta dampak dan mitigasinya ini dikaji dengan metode penelitian filologi. …