Orang-orang Aceh merupakan bangsa pelaut yang mahir mengarungi lautan. Sejak lama orang Aceh telah melayari lautan dengan kapal-kapalnya sendiri. Mobilitas masyarakat yang aktif memiliki etos kerja yang tinggi membuat negeri Pidie dan masyarakatnya makmur dan sejahtera. Sebagai sebuah kerajaan yang memiliki kedaulatan, selain tetap mengatur pemerintahan sendiri, Pidie juga pernah mengeluarkan m…
Alee tunjang adalah sebuah permainan yang berkembang dalam masyarakat Aceh yang mendiami wilayah Kabupaten Aceh Utara. Permainan kesenian ini sebagai media hiburan yang dilakukan setelah masyarakat menyelesaikan masa panen padi di sawahnya. Pada dahulu, dimainkan pada malam hari terutama malam purnama. Kesenian ini dapat dimainkan oleh pemain laki-laki dan perempuan, biasanya terdiri dari 6 ora…
Suwa bermakna sebagai pemberi penerang, petunjuk, dan penuntun. Jurnal Suwa menerbitkan hasil kajian sejarah dan budaya di wilayah kerja Aceh dan Sumatera Utara yang diasuh BPNB Aceh. Jurnal Suwa Volume 21 Nomor 2, Desember 2016 ini memuat 7 (tujuh) artikel meliputi : Pengetahuan Masyarakat Sekitar Hutan Tentang Hasil Hutan Non-Kayu : Studi di Kecamatan Pergetteng-Getteng Sengkut, P…
TAUHID DAN THAHARAH (KAJIAN KONTEMPORER NASKAH KUNO AKHBARUL KARIM) Akbarul Karim merupakan karya sastra zaman dahulu yang berisikan ajaran-ajaran agama, berupa nilai-nilai tauhid dan kebersihan. Pentingnya mengetahui nilai-nilai ketauhidan dan kebersihan yang diutarakan dalam naskah ini, dengan didukung oleh ayat-ayat al-Quran dan hadist Nabi. Tauhid adalah mengakui hanya Allah-lah "Raja ba…
HIKAYAT MEUDEUHAK I Hikayat Meudeuhak adalah salah satu karya sastra Aceh di masa lalu. Hikayat ini mengandung nilai sastra yang tinggi baik dari bahasanya maupun dari jalan ceritanya. Hikayat Meudeuhak adalah cerita masa lalu yang mengisahkan berbagai persoalan dalam kehidupan manusia. Pada intinya kehidupan manusia itu dihadapkan pada dua persoalan yaitu tindakan yang bersifat positif dan neg…