LANGENDRIYA JUMENENGIPUN NATA DEWI KANCANAWUNGU Buku ini disusun dalam bentuk pedalangan wayang krucil. Pementasan wayang krucil memang sudah tidak ada, tetapi ceritanya masih berguna dalam zaman sekarang ini. Kisahnya mengenai penyelamatan negara dari pemberontakan oleh rakyat kecil. Pada akhir tiap cerita selalu dipertunjukkan tarian golek. Golek adalah perkataan bahasa Jawa yang antara la…
Cerita ini menceritakan tentang Haji Pinang, penghulu Batang - Pekalongan, mempertengkarkan tentang AGAMA, dengan Haji Ripangi (Rifa'i) dari desa Kalisalak, Kabupaten Batang, Karesidenan pekalongan. Yang mempunyai naskah aslinya ialah Raden Adipati Panji Suryakusuma, pensiunan bupati di Semarang. Karena kata-katanya banyak yang kurang pada tempatnya atau kurang benar, maka dibenarkan oleh raden…
JAKA SUMARANDANA Isi buku Jaka Sumarandana ini merupakan suatu cerita atau lebih tepat suatu dongeng, penuh dengan khayalan dan makhluk-makhluk badan halus atau lelembut dengan segala mujijat dan kelebihannya daripada manusia biasa. Namun dalam sifat dan tabiatnya digambarkan sangat mirip dengan manusia biasa dengan segala sifat tabiat ”kemanusiaannya”.
SRIKARONGRON 2 Siang-malam acara di dalam istana Kasunanan seolah-olah tak pernah berhenti. Pada malam Kamis Sri Baginda memanggil para ulama berkumpul di Bangsal Pracimarga untuk membaca Kitab Kuran, Fikih, Usul, Tasauf, Tabirukrukyan, Kitab Suleman dan sebagainya. Pembacaan itu diselingi dengan ceramah agama atau mengupas makna bacaan. Berkali-kali pertemuan Sunan dengan Sultan yang menunj…
Serat Sastramiruda adalah sebuah karya sastra Jawa berhuruf Jawa dalam bentuk wawancara antara guru ahli Pedalangan Wayang Purwa dan muridnya. sang guru ialah Kanjeng Pangeran Arya Kusumadilaga dan muridnya Mas Sastramiruda. Nama murid ini diambil menjadi judul bukunya. Sebenarnya isi kitab itu lebih dari pedoman pedalangan bahkan memuat pula Sejarah wayang Purwa dan lain sebagainya. Menceritak…