Cerita yang dikumpulkan dalam buku Cerita Rakyat Daerah Bali ini merupakan cerita rakyat khas daerah, baik yang biasa diperuntukkan kepada anak-anak maupun untuk orang dewasa. Cerita-cerita tersebut sedikit banyak akan bersangkut paut dengan masalah-masalah yang erat hubungannya dengan antara lain adat istiadat, cinta tanah air, kepemimpinan/asal usul dan unsur pembaharuan (inovasi, kreativitas…
Berdasarkan perspektif sejarah, program pembangunan yang dilaksanakan di propinsi Bali telah terangkat beberapa sektor yang mengalami perkembangan dan menjadi ciri khas daerah. Berkembangnya beberapa sektor sejak Pelita I sampai IV tidak bisa dilepaskan dari potensi daerah yang dimiliki. Sesungguhnya kondisi daerah yang telah ada semakin jelas dirumuskan pada masa awal orde baru, dan lebih jela…
Cakepung sebagai suatu seni pertunjukan adalah termasuk tari pergaulan yang sangat langka keberadaannya dan sementara ini hanya terdapat di daerah Lombok dan Bali bagian Timur. Seni pertunjukan tari cakepung walaupun dilakukan oleh sejumlah pemain laki-laki, tetapi penontonya berkenan hadir dari semua jenis dan semua umur. Tujuan pertunjukan cakepung selain berfungsi sebagai tari pergaulan, jug…
Upacara nangluk merana bermaksud untuk menghindari segala mara bahaya atau gangguan yang menyerang pertanian atau perkebunan, baik yang dapat dilihat secara nyata (sekala). Melalui upacara ini yang dilakukan di Pantai Lebih masyarakat memperoleh ketenangan dalam hidupnya dan keyakinan akan karunia Tuhan YME. Upacara Nangluk Merana di Pantai Lebih diselenggarakan setahun sekali, yaitu pada Tilem…
Geguritan Aji Dharma merupakan hasil karya sastra Bali klasik memuat tentang tutur atau pengetahuan tentang ajaran kebenaran dan berkaitan pula dengan etik kepemimpinan seorang Raja. Karya sastra Geguritan Aji Dharma digubah dalam bentuk tembang/macepat (pupuh) yang berpola pada lingsa. Nilai-nilai yang tercermin dalam Geguritan Aji Dharma merupakan nilai kejiwaan yang patut dihayati dan dipedo…
Naskah lontar "Dharma Sasana" berbentuk puisi Bali tradisional yaitu geguritan yang ditulis dengan huruf Bali dan menggunakan bahasa Bali Kapara dan Jawa Kuna. Geguritan ini dirangkai dengan beberapa pupuh seperti : Ginanti, Semarandana, Sinom, Pucung, Mijil, Kumambang, Dandang, Girisa, Durma, Juru Demung, dan Megatruh. Nilai-nilai yang terkemas di dalam lontar "Dharma Sasana" pada umumnya beri…
Pembinaan dan pengembangan budaya daerah berarti pembinaan dan pengembanganbudaya Nasional, karena budaya daerah pada hakekatnya adalah budaya Nasional. Alih aksara dan alih bahasa Kakawin Brahmanda Purana merupakan langkah tepat untuk menjembatani jurang pemisah antara sastra klasik dengan masyarakat, sehingga jangkauan pembacanya semakin luas. Kakawin Brahmanda Purana kaya akan nilai budaya, …
Cerita Geguritan Cupak dan Gerantang semula merupakan cerita rakyat yang disampaikan secara lisan. Nilai-nilai cerita Cupak dan Gerantangyang luhur itu seperti nilai estetika, nilai etika, nilai kesetiaan, nilai satria, kepahlawanan, kesatria, dan nilai karmaphala, yang dari perpaduan nilai-nilai tersebut sangat diperlukan seklai bagi pembaca, pendengar untuk cerminkan hidup sebagai pedoman dan…
SISTEM KESATUAN HIDUP SETEMPAT DAERAH BALI Masyarakat dan kebudayaan Bali masa kini masih cukup kentara memperlihatkan ketiga jenis tradisi itu dengan unsur-unsur tradisi besar sebagai tradisi yang paling dominan. Dinamika lain yang juga terwujud dalam sistem masyarakat dan kebudayaan Bali masa kini adalah suatu dinamika sebagai akibat dari adanya perluasan tingkat integrasi(level of integratio…
Naskah lama dari daerah Bali yang berjudul Rsi Sasana Catur Yuga isinya tentang hak dan kewajiban seorang Pendeta, Seorang Ksatria dan kasta lainnya yaitu Sudra dan Weisya. Nilai-nilai yang terkandung di dalam naskah ini adalah nilai Sejarah masa lampau tentang agama Hindu di Bali yang dapat menunjang pembangunan, baik fisik maupun spirituil.