Di dalam organisasi sosial terkandung wujud yang berupa aturan-aturan, norma-norma nilai-nilai, pandangan hidup dan sebagainya yang membimbing, mengarahkan perilaku yang kemudian membuat perilaku-perilaku ini tampak teratur, berulang, dan dapat diperkirakan. Masyarakat Mandailing memerlukan sebuah lembaga untuk upaya mensejahterakan masyarakatnya. Oleh karena itu, dibentuklah sebuah organisasi …
Tortor telah menjadi identitas diri masyarakat Simalungun, dan akan selalu hadir dalam setiap ritual untuk mengiringi upacara. Tortor bagi masyarakat Simalungun dilambangkan sebagai makna komunikasi yang dikembangkan dari struktur makna sintaksis dengan semantik dari tradisi budaya yang khusus, ataupun tari yang mengandung makna sebagai simptomasasi dan tindakan simbolik atau gestur simbolik da…
Tari huda-huda/toping-toping merupakan salah satu seni tradisi masyarakat Simalungun. Tarian ini hanya dipertunjukkan pada upacara kematian usia lanjut dan juga digunakan oleh masyarakat Simalungun untuk menghibur keluarga yang berduka dan para pelayat. Tarian huda-huda / toping-toping sudah mulai jarang dipertunjukkan oleh masyarakat Simalungun, hal ini disebabkan intensitas pertunjukkannya m…
Jurnal Sejarah dan Budaya Suwa bermakna sebagai pemberi penerang, petunjuk, dan penuntun. Sebagaimana sifatnya Suwa, hidup manusia harus bermanfaat bagi diri, orang lain dan lingkungannya. Jurnal Suwa menerbitkan hasil kajian sejarah dan budaya di wilayah kerja Aceh dan Sumatera Utara yang diasuh BPNB Aceh. Jurnal Suwa Volume 22 Nomor 1, Desember 2017 ini memuat 7 (tujuh) artikel meliputi : 1…
Tidak banyak perubahan pada tampilan Haba edisi kali ini. Setiap artikel dalam Buletin Haba menyimpan pengetahuan kelokalan dan kadang luput dari perhatian publik. Masing-masing artikel membidik hal yang dekat dengan kita, namun tanpa disadari melekat erat pada diri kita. Edisi No. 86/2018 ini misalnya, mengangkat tema Karya Budaya Aceh dan Sumatera Utara; karya budaya dimaksud tentu bukan kary…
Tema Buletin Haba edisi No 85 Tahun 2017 ini sengaja diilih lebih umum yaitu ”Etnisitas Dalam Kajian Sejarah Dan Budaya Di Provinsi Aceh Dan Sumatera Utara” dengan maksud untuk mengundang lebih banyak penulis atau pengiat sejarah dan budaya mengirimkan naskah tulisannya ke meja redaktur. Mendeskripsikan etnis, kekayaannya, nilai filosofis yang terkandung, semua menjadi rangkuman yang pentin…
Dalihan Na Tolu sebagai tungku kehidupan masyarakat Batak Toba berperan untuk menempatkan posisi setiap individu dalam 3 tungku untuk menopang tatanan hidup kekerabatan masyarakat Batak. Dalam ajaran adat Dalihan Na Tolu ditentukan dengan adanya tiga kedudukan fungsional , yang meliputi 1) Hula-hula; 2) Boru; dan 3) Dongan Tubu. Ketiga inti tersebut merupakan aspek vital dalam ajaran Dalihan Na…
Salah satu penanda bagi kelompok etnik tertentu ialah dengan pakaian tradisional yang dimilikinya. Selain pakaian, pelengkap dalam hal berbusana juga merupakan identitas bagi pemakainya, seperti sebuah penutup kepala, dalam hal ini gotong milik etnik Simalungun. Sebuah gotong dengan aksesoris pendukungnya tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat Simalungun. Hal ini dikarenakan pemakaian…