Naskah lontar "Dharma Sasana" berbentuk puisi Bali tradisional yaitu geguritan yang ditulis dengan huruf Bali dan menggunakan bahasa Bali Kapara dan Jawa Kuna. Geguritan ini dirangkai dengan beberapa pupuh seperti : Ginanti, Semarandana, Sinom, Pucung, Mijil, Kumambang, Dandang, Girisa, Durma, Juru Demung, dan Megatruh. Nilai-nilai yang terkemas di dalam lontar "Dharma Sasana" pada umumnya beriā¦