Buku ini merupakan kumpulan tulisan atau bunga rampai yang membahas “mimpi” terwujudnya interpretasi dan presentasi menyelami waktu 40.000 tahun yang lalu di Taman Arkeologi Teang-Leang. Tulisan akan diawali dengan membahas tentang desain presentasi dan interpretasi, kronologi prasejarah, pengelolaan pengunjung, alur cerita taman, zona pertama yaitu layanan umum, zona kedua yaitu taman batu…
Buku yang berjudul Masa Berburu di Hutan Berbatu Sumpang Bita Menatap Hari Esok ini adalah kumpulan tulisan yang memuat tentang masa berburu yang berlangsung di hutan berbatu Sumpang Bita, dan tentunya berisi harapan-harapan untuk Sumpang Bita di hari esok. Buku ini dimulai dengan tulisan kronologi masa berburu yang terjadi di Sumpang Bita, pengelolaan dan fasilitas yang terdapat di Taman Purba…
Terungkapnya warisan budaya di kawasan maros Pangkep diawali oleh ekpedisi para naturalis Eropa yang penasaran dan kagum dengan kekayaan alam negeri Hindia Belanda. Kawasan karst Maros-Pangkep digambarkan sebagai sebuah lanskap unik yang memadukan perbukitan kapur, gua, dan ekosistem tropis yang kaya. Temuan arkeologis di wilayah ini mengungkap sejarah peradaban manusia yang berasal dari puluha…
Beranjak dari latar belakang pengetahuan masyarakat Aceh umumnya tentang asal-usul manusia dan hikmah penciptaannya dalam wujud laki-laki dan wanita, serta latar belakang proses sosialisasi wanita sebagaimana yang diungkapkan, kiranya akan mudah dipahami tentang kedudukan dan peranan wanita kebudayaan suku bangsa Aceh. Dalam kehidupan sehari-hari kaum wanita ada kalanya berperilaku sebagai ana…
Seperti telah diketahui di Indonesia telah berkembang suatu pemikiran tentang konsep rencana pengembangan wilayah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Lima Tahun Kedua (repelita II 1974/1975 sampai 1978/1979). Konsep ini antara lain mempunyai tujuan agar usaha pembangunan merata di seluruh pelosok Indonesia. Hasil penelitian di 8 (delapan) wilayah sampel kecamatan (Peureulak, Kejeureun Muda,…
Buku cerita Rakyat Daerah Sumatera Selatan ini terdiri dari 20 cerita rakyat. Cerita rakyat yang ada didalam buku ini meliputi Depati Jenila, Tuanku Angkasa Rama Tuan, Puyang Munai, Krio Mukmin, Raden Bungsu, Keramat Limau, Ario Bajung, Adipati Tuan Negeri, Puyang Belulus, Puyang Tungkuk, Rio Ngonang, Kelumpur Sakti, Raden Keling, Anak Dalam, Senjata Pasemah, Bailangu, Tanjung Mahligai, Puyang…
Sejarah Lisan telah lama dikenal manusia karena lisan adalah alat komunikasi utama untuk memberikan pengetahuan masa lalu ke generasi selanjutnya. Sejarah lisan ini terutama berkisar pada kegiatan wawancara. Yang dimaksud dengan wawancara sejarah lisan adalah pengalaman pengkisah itu sendiri. Jadi, yang diutamakan adalah mendapatkan kisah pengalaman dari orang yang diwawancarainya. Karena itu, …
Yang dimaksud lima orang bernama Ismail, yaitu Haji Ismail bin Haji Abdul Majid bin Haji Abdul Qadir Al-Kelantani, Haji Ismail bin Haji Abdul Latif (Ismail Jabal), Haji Ismail bin Haji Abdurrahman bergelar Tok Kaya, Haji Ismail bin Haji Mustapa, dan Haji Ismail bin Haji Abdul Karim (Ismail Mundu). Para tokoh-tokoh tersebut sangat berperan menegakkan siar Islam di Kalimantan Barat. Nama mereka c…
Dari ungkapan yang terkumpul ternyata yang paling banyak kaitannya ialah dengan sila Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dan sila Kemanusiaan yang adil dan beradab. Keadaan ini memberi kesan bahwa hal-hal yang menyangkut tentang kemanusiaan paling banyak mendapat perhatian di dalam masyarakat tradisional. Sila Persatuan Indonesia dan sila Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksa…
Sejarah Daerah Sumatera Selatan meliputi seluruh periode yang terjadi dalam sejarah, yaitu Prasejarah, Zaman Kuno ( abad 1 – 1500 Masehi ), Zaman Baru ( + 1500 – 1800 Masehi ), Abad ke-19 ( + 1800 – 1900 Masehi ), Zaman Kebangkitan Nasional ( + 1900 – 1942 ), Zaman Pendudukan Jepang ( 1942 – 1945 ), Zaman Kemerdekaan ( 1945 – 1975). Untuk mencari kapan daerah Sumatera Selatan telah …