Pengolahan atau pengusahaan atas tanah yang belum pernah atau tidak pernah diolah atau diusahakan oleh orang lain atau dengan kata lain orang tersebut merupakan orang pertama dalam mengolah atau membuka hutan yang akan dijadikan ladang, maka orang tersebut yang mempunyai hak atas tanah. Masyarakat Dayak Benuaq di Kabupaten Kutai Barat menyadari dan menyakini apabila mereka tidak melaksanakan ad…
Wilayah Kecamatan Batang Lupar Kabupate Kapuas Hulu dihuni oleh tiga kelompok etnis yang dominan atau cukup signifikan jumlah populasinya. Ketiga kelompok etnis ini adalah etnis Dayak Iban, Dayak Embaloh dan etnis Melayu. Namun perlu dicatat bahwa di Batang Lupar juga tinggal menetap beberapa orang yang berasal dari latar belakang etnis lan dari luar Pulau Kalimantan seperti Jawa, Batak dan M…
Asal mula nama Pangkalan Bun terjadi karena gerbang kota tersebut terletak dekat pangkalan bapak Bu’un, artinya ditempat tersebut bapak Bu’un selalu menambatkan sampannya. Setelah berada di Pangkalan Bun, ternyata Sultan mendirikan keraton yang letaknya diatas bukit dan didepannya terdapat Kampung Pecinan dan Sungai Arut. Keraton tersebut Istana Lawang Agung Bukit Indra Kencana. Dalam perja…
Sampai tahun 1980-an, di pinggir sungai-sungai besar di Kalimantan masih terdapat banyak Rumah Lanting dengan berbagai aktivitas penghuninya, seperti mandi, memasak, berdagang, dan sebagainya. Memang terkesan tidak beraturan, tapi bukanlah didalam ketidakketeraturan itu terdapat keindahan. Namun saat ini, sering dengan perubahan pola piker manusia dan adanya upaya dari pemerintah kabupaten untu…
Permukiman komunitas Dayak Pompakng di bantaran Sungai Kapuas mengakibatkan berkembangnya budaya yang terkait dengan sungai untuk mempertahankan eksistensi mereka. Sungai yang sejak awal mula merupakan sesuatu yang ditakuti oleh kelompok Dayak Bidayuh, selalu dihubung-kaitkan dengan sesuatu yang mistik dan menakutkan karena dahsyatnya unsur alam ini, namun seiring dengan adanya permukiman Dayak…
Sebelum mengenal bermacam-macam agama resmi, orang Ngaju tidak dipisahkan dari kehidupan spiritualnya yang dikenal dengan kepercayaan Kaharingan. Berbagai macam upacara ritual dilakukan sebagai wujud implementasi kehidupan spiritual guna memberikan keseimbangan kehidupan manusia dengan alam sekitarnya. Mereka menyadari jika hal ini tidak dilaksanakan, akan mengganggu kehidupan mereka, termasuk …
Adat Istiadat mempunyai ikatan dan pengaruh yang kuat dalam masyarakat. Begitu pula dengan komunitas adat Dayak Kabupaten Kutai Barat yang secara turun-temurun dalam alami telah menciptakan nilai-nilai dan aturan-aturan kearifan lokal yang menjadi pedoman dalam menjalankan aktivitas kehidupan sehar-hari. Ruskanya moral atau bergesernya nilai-nilai budaya disebabkan oleh kurangnya pengaruh hukum…
Kain tenun Iban merupakan ragam wastra nusantara yang diproduksi oleh masyarakat Dayak di Kalimantan Barat. Menurut Hartadi dan Agustiah (1992: 11), pengetahuan dan keterampilan menenun yang dimiliki oleh masyarakat dari hulu Sungai Kapuas, termasuk Dayak Iban, diperkirakan diperoleh sejak abad ke-6. Pengetahuan dan keterampilan menenun ini pada umumnya diwariskan dari generasi yang lebih tua k…
Dalam sejarah umat manusia, peradaban-peradaban besar biasanya tumbuh dan berkembang di sepanjang aliran sungai. Hal ini juga berlaku di Indonesia, khususnya di pulau-pulau yang dialiri sungai-sungai besar. Di Kalimantan Selatan, Sungai Kuin di Kota Banjarmasin menjadi ruang publik dengan segala aktivitasnya. Sementara itu, di Kalimantan Barat Sungai Kapuas yang membelah wilayah provinsi ini da…
Sejarah pasar terapung di Kalimantan Selatan bermula dari berdirinya Kerajaan Banjar pada tahun 1520. Salah satu pasar terapung yang telah ada sejak zaman Kerajaan Banjar adalah Pasar Terapung Lok Baintan. Pasar Terapung di Desa Lok Baintan, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar ini adalah yang terakhir tersisa di Kalimantan Selatan. Dahulu pasar semacam ini banyak bertebaran di Kalimantan S…