WUJUD GOTONG ROYONG PADA MASYARAKAT KAMPUNG LENGANENG KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE PROPINSI SULAWESI

Pengarang: 

MARIA E. TANGKILISAN

Penerbit: 

BPSNT MANADO

Tahun Terbit: 

2011

Daerah/Wilayah: 
Sulawesi Utara
Rak: 

2.3(300-31

ISSN/ISBN: 

978-602-9313-02-4

WUJUD GOTONGROYONG PADA MASYARAKAT KAMPUNG LENGANENG KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE PROPINSI SULAWESI UTARA

Masyarakat memiliki pandangan bahwa kesejahteraan hidup dapat terjamin dengan terselenggaranya hubungan yang baik antar sesama anggota masyarakat maupun kelompok. Hal ini dapat terlihat dai sikap dan perilaku mereka, yang memegang konsep hidup Kere Tatuwong pepato sumombo mang sendidang yang memiliki arti selalu bergandengan tangan. Dari pandangan ini mereka tunjukkan dalam kehidupan sehari – hari sifat – sifat kerja bersama dalam menyelesaikan pekerjaan yang dipedomani oleh nilai kebersamaan. Kebersamaan inipun telah ditopang oleh adanya tatanan nilai tradisonal yang telah menjadi penggerak utama dalam berbagai aktivitas kehidupan masyarakat yakni nilai Mapalose. Nilai mapalose telah menjadi penggerak utama perekat terciptanya hubungan sosial secara vertikal antar warga masyarakat dengan masyarakat, masyarakat dengan pemerintah dan secara horisontal warga masyarakat dengan Tuhan.