TRADISI BALI AGA-DI DESA ADAT SIDETAPA, KECAMATAN BANJAR, KABUPATEN BULELENG, BALI

Pengarang: 

I MADE PURNA

Penerbit: 

KEPEL PRESS

Tahun Terbit: 

2016

Daerah/Wilayah: 
Bali
Rak: 

TDK - 392.3 (390-399)

ISSN/ISBN: 

978-602-356-098-1

Jumlah Halaman: 
158

Masyarakat Desa Adat Sidetapa Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng merupakan sebuah masyarakat yang bertipologi masyarakat Bali-Aga (masyarakat yang letaknya di pegunungan) dan berbeda dengan masyarakat Bali-Aga Negari (masyarakat dataran). Masyarakat Bali-Aga lebih terfokus pada kehidupan pertanian tegalan karena memang mereka memiliki pola perkampungan yang mengumpul di sepanjang lereng pegunungan, dengan pendidikan yang agak rendah. Simbol dari kepercayaan masyarakat Desa Adat Sidetapa tertuang dalam tradisi Rumah Adat Tumpang Talu dan Ritual Briyang Agung yang merupakan upacara terbesar dalam kehidupan masyarakat Desa Adat Sidetapa. Fungsi Rumah Adat Tumpang Talu sebagai tempat tinggal, tempat upacara, interaksi dan integrasi sosial. Pada intinya ritual Briyang Agung merupakan sebuah simbol solidaritas dan penyatuan masyarakat Desa Adat Sidetapa serta sebagai sebuah simbol rasa syukur atas anugerah kehidupan yang teklah diberikan oleh Ida Panembahan terhadap kemakmuran dan keselamatan yang diperoleh oleh masyarakat Desa Adat Sidetapa dalam kehidupan nyata.

TRADISI BALI AGA-DI DESA ADAT SIDETAPA, KECAMATAN BANJAR, KABUPATEN BULELENG, BALI