SEJARAH PENGARUH PELITA TERHADAP MASYARAKAT PEDESAAN DI KALIMANTAN TIMUR

Pengarang: 

DRS. SYAHRIAL HANAN, DRS. SIDIK MUJARI, H. DACHLAN SYAHRANI BBA, DRS. ZAINAL ABIDIN AYUNG

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Tahun Terbit: 

1981/1982

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Timur
Rak: 

KTI - 900 (900-909)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
111

Keadaan daerah Kalimantan Timur dan Indonesia umumnya sebelum PELITA sangat memprihatinkan karena belum terciptanya stabilitas nasional, baik ekonomi maupun politik, sehingga usaha pembangunan belum ditangani secara sungguh-sunguh. Kurangnya perhatian Pemerintah terhadap usaha pembangunan sangat dirasakan oleh masyarakat pedesaan, yang keadaan sosial, ekonomi secara umum belum memadai. Masyarakat pedesaan sebelum dilaksanakannya PELITA, pada umumnya masih bersifat tradisional. PELITA yang dilaksanakan sejak tahun 1969, telah banyak membawa peningkatan dan perubahan di segala bidang seperti ekonomi, politik dan sosial budaya. Kebijaksanaan pelaksanaan PELITA lebih dititik beratkan pada bidang ekonomi, karena sebagian besar penduduk bergerak di sektor pertanian dan di wilayah pedesaan. Pengembangan wilayah pedesaan dapat juga mengubah sikap mental masyarakat, baik sebagai Obyek dan Subyek Pembangunan.