DRS. J. RUSMANTO
DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KANWIL DEPDIK
1990/
304-305 EK
Data dan informasi tentang perkampungan miskin di Kota Samarinda hanya dikumpulkan dari dua kampung sampel, yaitu Kampung Tanjungbatu di pusat kota dan Kampung Rapakdalam di pinggiran kota. Kondisialam kedua kampung sampel juga dipengaruhi pasang surut sungai. Umumnya perumahan penduduk kampung pusat kota berbentuk bedeng tanpa halaman, sebaliknya kampung di pinggiran kota perumahan penduduk kebanyakan berbentuk tunggal dan memiliki halaman walaupun tidak begitu luas. Hubungan antar tetangga dan kebiasaan tolong menolong di kedua kampung masih tampak menonjol. Hanya persaingan dan konflik antarwarga sudah tampak menonjol di kampung pusat kota, hal yang demikian tidak melanda penduduk di pinggiran kota. Kerukunan dan keakraban antarwarga juga disebabkan oleh ajaran agama yang mereka anut yaitu Islam. Semua warga taat menjalankan ibadah dan ajaran agama dengan bimbingan para tokoh agama setempat.