MASYARAKAT TERASING AMUNGME DI IRIAN JAYA

Pengarang: 

S. BUDHISANTOSO, BINSAR SIMANULANG, SRI GURITNO

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN RI

Tahun Terbit: 

1995

Daerah/Wilayah: 
Papua
Rak: 

MTE - 307.77 (300-309)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
143

Orang Amungme dan Damal sebenarnya berasal dari sukubangsa yang sama. Oleh karena wilayah tradisional mereka meliputi dua Kabupaten, maka secara tidak disadari mereka saling membedakan identitasnya dan diakui oleh pihak ketiga. Orang Amungme adalah penduduk yang tinggal di pegunungan Jayawijaya yang masuk dalam wilayah administrasi kecamatan Minika Timur, kabupaten Fakfak. Sementara itu orang Damal adalah penduduk yang tinggal di wilayah yang sama tetapi masuk kecamatan Ilaga, kabupaten Paniai.Pembedaan identitas kesukubangsaan itu makin diperkuat dengan adanya pelajaran di sekolah yang menyatakan bahwa penduduk asli kabupaten Fakfak adalah orang Amungme, sedangkan penduduk asli Kabupaten Paniai adalah orang Damal. Dampak masuknya pemerintahan nasional telah mengurangi nilai-nilai ikatan-ikatan kampung tradisional mereka. Para pedagang yang masuk ke wilayah penduduk asli telah mengurangi arti kelompok berdasarkan tradisional kampung. 

MASYARAKAT TERASING AMUNGME DI IRIAN JAYA