MAKNA PEMAKAIAN REBU DALAM KEHIDUPAN KEKERABATAN ORANG BATAK KARO

Pengarang: 

H. AHMAD YUNUS

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Tahun Terbit: 

1994/1995

Daerah/Wilayah: 
Sumatera Utara
Rak: 

4.4(390-39

MAKNA PEMAKAIAN REBU DALAM KEHIDUPAN KEKERABATAN ORANG BATAK KARO

Pada masyarakat Karo terdapat tiga jenis rebu yang utama yaitu rebu antara mami dan kela, rebu antara bengkila dan permain, rebu antara orang yang berturangku. Rebu terdapat pula antara orang-orang yang berlainan jenis kelamin. Antara mami dan kela, bengkila dan permain, turangku dan turangku terdapat rebu yang sama, yaitu rebu berbicara langsung tanpa perantara, rebu bersentuhan anggota badan, rebu duduk berhadap-hadapan dan sebagainya. Pada masa lalu makna rebu dalam kehidupan kekerabatan orang Batak Karo selalu dikaitkan dengan konsep tabu, yaitu adanya kepercayaan tentang kosmis-gaib bila rebu tersebut dilanggar. Akan tetapi pada masa sekarang kepercayaan tersebut sudah hilang, maksudnya hanya untuk mencegah timbulnya efek negatif dari pergaulan yang bebas.