KOTEKA

Pengarang: 

JEREMIAS C. KORIDAMA, DKK

Penerbit: 

BPNB JAYAPURA PAPUA

Tahun Terbit: 

2012

Daerah/Wilayah: 
Papua
Rak: 

391 (390-399)

ISSN/ISBN: 

978-602-971-018-2

Jumlah Halaman: 
79

Dalam buku Koteka ini, menguraikan tentang proses pembuatan koteka sebagai busana kaum laki-laki Mee dan Dani. Jenis tanaman yang digunakan adalah jenis buah labu Cina yang ditanam di daerah mereka. Tanaman merambat ini diambil buahnya yang sudah tua dan melalui berbagai proses mulai dari pemotongan, pengasapan buahnya serta mengeluarkan isi labu, membersihkan dan dicuci serta dikeringkan di atas api. Kemudian labu yang sudah kering dilubangi pada bagian bawahnya dan dipasang tali sebagai pengait koteka, dan pada bagian atasnya diberi lubang untuk tali pengikat atau menggantungkan aksesoris. Koteka dengan bentuk serta hiasan tersebut, mempunyai makna yang berbeda bagi setiap laki-laki yang menggunakannya. Selain sebagai busana untuk menutup palus, koteka juga mengandung simbol yang memberikan makna tertentu pada pemakainya. Bila hiasan diujung atasnya dengan berbagai asesoris bulu kasuari itu pertanda bahwa koteka itu milik tokoh adat atau kepala perang. Asesoris itu sebagai simbol yang bisa membedakan antara tokoh adat dan masyarakat biasa. 

 

KOTEKA