MIGRASI DAN KESEMPATAN KERJA : PERSOALAN TENAGA KERJA DALAM PERKEBUNAN KARET RAKYAT DI SUMATERA BAGI

Pengarang: 

BAMBANG PURWANTO

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JE

Tahun Terbit: 

1996

Daerah/Wilayah: 
Sumatera Selatan
Rak: 

BP - UMUM

Menciptakan kesempatan kerja kepada para migrasi karena adanya ketergantung yang sangat besar terhadap buruh upahan terutama yang berasal dari luar daerah. Tingkat tinggi rendahnya arus migrasi sangat tergantung pada kebutuhan akan tenaga kerja upahan, sementara itu kebutuhan buruh upahan sangat dipengaruhi oleh fluktuasi harga karet disamping faktor demografis dan jumlah pohon karet yang ditanam. Arus migrasi ke daerah penghasil karet rakyat berjalan sangat cepat dengan jumlah migran yang banyak ketika pemilik kebun karet diResidensi Jambi dan ResidensiPalembang membutuhkan tenaga kerja upahan yang besar untuk menyadap pohon karet mereka, terutama pada awal 1920-an. Arus migrasiini mulai menurun ketika harga karet juga turun sejak akhir 1920-an. Migrasi ke daerah penghasil karet berakhir bersamaan dengan berakhirnya kesempatan kerja yang mampu diciptakannya, dan seiring juga dengan menurunnyaperan karet bagi ekonomi penduduk setempat.

MIGRASI DAN KESEMPATAN KERJA : PERSOALAN TENAGA KERJA DALAM PERKEBUNAN KARET RAKYAT DI SUMATERA BAGI